UJIAN TENGAH SEMESTER
PENGANTAR ILMU PENDIDIKAN
Disusun Oleh :
META ANDRIYANI (5515100268)
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TATA BOGA S1 REGULER
JURUSAN ILMU KESEJAHTERAAN KELUARGA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
2011
UJIAN TENGAH SEMESTER
PENGANTAR ILMU PENDIDIKAN
TAKE HOME
PERTANYAAN :
1. Ketika mendapati siswa yang biasanya hiperaktif namun tiba-tiba menjadi pendiam, komponen pendidikan apa yang perlu diaplikasikan, jelaskan dengan ilustrasinya !
2. Pendidikan merupakan suatu usaha sadar dan terencana… apa makna dari kalimat tersebut !
3. Apa makna Profesionalisme dalam pendidikan !
4. Siapakah Pendidik itu, Jelaskan !
5. Brubacher (dinamis & relativistis) mengatakan bahwa tujuan pendidikan tidak dijumpai diluar peoses tersebut, tetapi ada dalam proses itu sendiri, apa makna dari pernyataan tersebut !
JAWABAN :
1. Ketika mendapati siswa yang biasanya hiperaktif namun tiba-tiba menjadi pendiam, komponen pendidikan apa yang perlu diaplikasikan, jelaskan dengan ilustrasinya !
Komponen yang perlu diaplikasikan adalah semua komponen pendidikan, yaitu :
a. Pendidik
b. Anak didik
c. Alat pendidikan
d. Tujuan
e. Lingkungan
Mengapa harus semua komponen pendidikan yang harus diaplikasikan pada masalah ini ? karena semua komponen pendidikan yang disebutkan diatas memiliki keterkaitan satu sama lain. Jika salah satu komponen tidak ada maka pendidikan tidak dapat berjalan dengan baik, hal ini disebabkan karena komponen adalah suatu sistem.
Ilustrasi nya :
Seorang siswa yang biasanya hiperaktif tiba-tiba menjadi pendiam, kita sebagai seorang pendidik harus peka terhadap perkembangan dan perubahan-perubahan yang terjadi pada anak didik kita. Kita bisa mendekatinya lalu bertanya : kenapa kamu tiba-tiba menjadi pendiam, ada apa ? jika pertanyaan kita ini tidak dijawab baik dengan si anak tersebut, kita menyelidikinya lewat anak didik yang lain. Kita bisa bertanya kepada teman-teman nya, apakah si anak sedang mempunyai masalah dengan teman atau keluarganya. Jika hal itu sudah kita lakukan, lalu kita bisa mempergunakan alat pendidikan yang disebut dengan software. Yaitu kita sebagai pendidik dapat memberikan nasihat, larangan, atau teguran kepada anak tersebut baik secara langsung ataupun secara tidak langsung yang dilakukan di dalam proses mengajar. Lalu kita melirik ke factor lingkungan si anak tersebut. Kita bisa melihat lingkungan social atau masyarakat yang ada di lingkungan tempat tinggal si anak, apakah lingkungan nya baik untuk proses mental dan spiritual nya sehingga dapat membangun kondisi jiwa yang seimbang antara jasmani dan rohani. Lalu kita lihat lagi dari factor lingkungan keluarga, apakah keluarga nya memberikan perhatian yang penuh kepada anak tersebut ? jika tidak, ini bisa menjadi salah satu factor penyebab si anak tersebut menjadi pendiam. Masalah ini perlu segera diatasi dengan tujuan untuk mengembalikan keceriaan dan semangat belajar anak didik tersebut. Karena pada hakikatnya anak itu makhluk susila, tanpa pendidikan tidak akan mencapai tingkat kesusilaan, anak menurut sifat-sifat nya dapat didik dan mempunyai bakat-bakat dan dapat disposisi untuk dapat dididik.
2. Pendidikan merupakan suatu usaha sadar dan terencana… apa makna dari kalimat tersebut !
Makna nya adalah : pendidikan sebagai usaha sadar artinya pendidikan sebagai suatu aktivitas yang disengaja yang bertujuan untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran atau pelatihan agar peserta didik secara aktif dapat mengembangkan potensi dirinya supaya memiliki kekuatan spiritual, keagamaan, emosional, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, dan akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat, sedangkan makna dari terencana adalah segala aktivitas pendidikan yang sudah direncanakan oleh para pendidik dalam rangka mendewasakan orang yang belum dewasa serta bertujuan untuk memandirikan fisik dan mental (dewasa rohaniah), jadi bukan anak didik yang merencanakan pendidikan nya tetapi pendidik nya yang merencanakan pendidikan untuk anak didik nya.
3. Apa makna Profesionalisme dalam pendidikan !
Professional adalah seseorang yang sudah ahli dibidangnya, yang telah memperoleh pendidikan atau pelatihan khusus dalam pekerjaan nya. Sedangkan profesionalisme dalam pendidikan yaitu seorang pendidik dituntut untuk terus memperbaharui keterampilannya sesuai dengan perkembangan teknologi.dan dituntut untuk memiliki beberapa sikap diantaranya : berkomitmen tinggi, tanggung jawab, berfikir sistematis, menguasai materi, dan dapat menjadi bagian dari masyarakat yang professional. Dan semua ini ditujukan untuk menjadi seorang tenaga pendidik yang professional, seorang pendidik yang termasuk dalam pofesionalisme yaitu pendidik yang mampu mengarahkan anak-anak didik nya menjadi pribadi yang dewasa yang mampu memanusiakan manusia dan pendidik yang berhasil memberikan pengajaran sehingga anak didik tersebut dapat sukses dengan proses pendidikan yang fair, tanpa ada nya unsure rekayasa nilai.
4. Siapakah Pendidik itu, Jelaskan !
Pendidik adalah orang dewasa yang bertanggung jawab memberikan bimbingan kepada peserta didik dalam perkembangan jasmani dan rohani nya agar mencapai tingkat kedewasaan (maupun berdiri sendiri) memenuhi tugasnya sebagai makhluk Tuhan serta menjadi individu yang mandiri dan social, serta bertugas memberikan pendidikan, pengajaran bimbingan, dan pelatihan pada sekolah (lembaga pendidikan lain nya). Orang tua menjadi pendidik yang pertama dan utama bagi anaknya
Pendidik adalah seseorang yang mempunyai 7 kodrat sebagai :
1. Agen pembaharuan (peruubahan)
2. Pemimpin dan pendukung nilai-nilai masyarakat
3. Fasilitator
4. Bertanggung jawab terhadap prestasi anak (peserta didik)
5. Contoh / suri tauladan / uswatun hasanah
6. Pribadi yang harus selalu belajar dan harus belajar
7. Menjunjung kode etik professional
5. Brubacher (dinamis & relativistis) mengatakan bahwa tujuan pendidikan tidak dijumpai diluar peoses tersebut, tetapi ada dalam proses itu sendiri, apa makna dari pernyataan tersebut !
Makna dari pernyataan Brubacher adalah bahwa pendidikan mempunyai tujuan-tujuan yang ada di dalam proses pendidikan, jadi di dalam proses pengajaran terdapat tujuan-tujuan pendidikan, misalnya proses pendidikan itu bertujuan menjadikan seorang anak didik menjadi pribadi yang cerdas yang mampu memecahkan berbagai rumus-rumus kimia, dan diluar proses pendidikan,misalnya di lingkungan bermain anak didik, tujuan pendidikan untuk menjadikan pribadi yang cerdas dan mampu memecahkan berbagai rumus kimia tidak dijumpai, karena dunia bermain bukan merupakan tempat memecahkan rumus kimia tersebut. Jadi di dalam proses pendidikan ada tujuan pendidikan nya.
menurut saya ini adalah sebuah sumber yang baik yah ,, karena saya juga mendapatkan soal yang sama seperti anda (yaitu uts pip) ,, namun yang ingin saya koreksi pada lembar jawaban uts anda itu adalah pada nomor 5. menurut saya itu kurang tepat..
BalasHapus