Jumat, 03 Juni 2011

KARYA ILMIAH

BAB I
PENDAHULUAN
1.1      LATAR BELAKANG MASALAH
Jadikan makanan mu sebagai obat, istilah ini sangat populer didunia kesehatan. Buah-buahan adalah salah-satu makanan yang sangat digemari masyarakat di seluruh dunia. Begitu juga oleh masyarakat di Indonesia. Indonesia adalah negara yang mempunyai iklim tropis, dimana berbagai jenis buah dapat dijumpai di Negara ini. Buah memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh kita. Salah-satu nya buah apel, ternyata selain memiliki rasa yang manis dan juga warna yang menarik, buah apel juga memiliki banyak manfaat yang dapat menjaga tubuh kita dari berbagai penyakit. Apel adalah salah satu buah pohon yang paling banyak dibudidayakan. Apel dikonsumsi sebagai buah mentah atau sebagai jus apel dan juga digunakan sebagai bahan makanan penutup “kita semua tahu ada pepatah yang mengatakan, konsumsi buah apel sehari membuat dokter pergi, ini benar-benar terbukti”[1]. Buah ini memiliki banyak jenis yang tersebar diseluruh belahan bumi. Apel lokal di Indonesia yang terkenal berasal dari daerah Malang, Jawa Timur dan berasal dari Gunung Pangrago, Jawa Barat. Buah ini memiliki nutrisi yang sangat baik untuk tubuh. Sebagian orang pasti sudah tahu kalau apel mengandung banyak manfaat untuk kesehatan. Akan tetapi kalau manfaat dari kulit apel mungkin belum banyak yang tahu. Yang jelas jangan buang kulit apel. Alasannya sederhana saja, karena kulit apel mengandung zat quercetin yang dibutuhkan guna meningkatkan kadar antioksidan dan mencegah berbagai macam penyakit. Sebagian masyarakat mengkonsumsi buah ini hanya karena rasa buah apel yang manis dan segar, sedikit sekali yang mengetahui nutrisi dan manfaat yang terdapat di dalam buah apel tersebut. Kita sebagai konsumen harus mengetahui berapa banyak kandungan nutrisi yang terdapat di dalam sebuah apel dan apa saja manfaat apel bagi tubuh dan kesehatan kita agar kita dapat memanfaatkan buah apel ini semaksimal mungkin, maka dari itu hal ini penting untuk dibuktikan secara ilmiah. Jadi penulis mengambil judul “manfaat dan nutrisi buah apel bagi kesehatan”
1.2      IDENTIFIKASI MASALAH
Dengan melihat latar belakang yang telah dikemukakan maka beberapa masalah yang dapat penulis rumuskan dan akan dibahas dalam karya tulis ilmiah ini adalah :
1.    Nutrisi apa saja yang terkandung di dalam buah apel ?
2.    Apa manfaat dari buah apel ?
3.    Apa khasiat yang terkandung didalam kulit apel ?

1.3      PEMBATASAN MASALAH
Didalam pembatasan masalah ini, penulis mengambil satu permasalahan yang akan dibahas didalam karya tulis ilmiah ini. Hal ini bertujuan agar penulis dapat memfokuskan penelitian kepada satu masalah, dan masalah yang akan dibahas adalah apa saja manfaat dan nutrisi dari buah apel bagi kesehatan tubuh kita ?
1.4      RUMUSAN MASALAH
Satu buah apel mempunyai banyak sekali manfaat untuk tubuh kita karena di dalam nya banyak terkandung nutrisi yang menyehatkan. Jika kita mengetahui manfaat apa saja dan kandungan yang terkandung di dalam sebuah apel kita akan menjadi seorang konsumen yang bijaksana dalam memilih buah dan dapat memanfaatkan nya didalam kehidupan kita karena buah apel ini banyak dikonsumsi masyarakat luas yang belum tentu mereka semua mengetahui manfaat dan nutrisi dari buah apel. Jadi didalam karya ilmiah ini akan dibahas mengenai manfaat dan nutrisi yang terkandung didalam buah apel agar masyarakat sebagai konsumen dapat mengetahui khasiat yang terkandung didalam buah apel tersebut.
1.5      KEGUNAAN PENELITIAN
Penelitian ini berguna untuk :
1.    Memberikan informasi kepada konsumen buah apel agar mereka tau apa saja manfaat dan nutrisi yang terdapat di dalam sebuah apel.
2.    Memberikan pengetahuan kepada masyarakat luas bahwa buah apel sangat berguna bagi kesehatan tubuh kita.
3.    Menjadi bahan bacaan bagi para guru, mahasiswa, pelajar dan kalangan professional lainya agar mereka mengetahui manfaat dan kandungan nutrisi yang terdapat di dalam buah apel.





BAB II
LANDASAN TEORI
2.1      PENGERTIAN
Buah adalah organ pada tumbuhan berbunga yang merupakan lanjutan dari bakal buah (ovarium). Buah biasanya membungkus dan melindungi biji. Aneka rupa dan bentuk buah tidak terlepas kaitannya dengan fungsi utama buah, yakni sebagai pemencar biji tumbuhan.
Apel (Pyrus malus) dapat hidup subur di daerah yang mempunyai temperatur udara dingin. Di Indonesia, apel dapat tumbuh dan berkembang dengan baik apabila dibudidayakan pada daerah yang mempunyai ketinggian sekitar 1200 meter diatas permukaan laut.
Bentuk, ukuran, warna, rasa, serta tekstur masing-masing jenis apel memang beragam, tetapi dalam hal gizi tidak jauh berbeda. Adanya kalium atau postasium serta pectin yang tinggi dalam apel, menjadikan buah ini sangat bermanfaat untuk mencegah stroke, serta mengurangi kadar gula dan kolestrol darah. Satu hal yang sangat bermanfaat bagi penderita kencing manis serta jantung koroner.
Mari kita bahas satu persatu tentang apel :
a.    Rasa
Apel umumnya berbentuk bulat, dengan cekungan pada pangkal puncuknya. Daging apel bewarna putih, renyah dan berair dengan rasa manis atau asam. Daging buah ini dilindungi oleh kulit tipis yang umumnya mengkilap. Bila daging ini dikerat keluarlah aroma yang harum dan segar. Citarasa, aroma, maupun tekstur sebenarnya dihasilkan dari kurang lebih 230 komponen kimia. Termasuk pula beragam asam seperti asam asetat, lalu kandungan alkohol berkisar 30-40 jenis, ester seperti asam asetat sekitar 100 jenis.
b.    Kesegaran apel
Untuk memperoleh manfaat yang maksimal dari apel maka bentuk sediaan harus diperhatikan. Apel segar umumnya lebih baik dibandingkan dengan hasil olahan atau sirup. Riset yang dilakukan beberapa ahli menunjukan pemberian apel dengan berbagai macam bentuk sediaan pada orang normal menghasilkan respon yang berbeda-beda terhadap konsentrasi gula darah maupun insulin. Jadi, apel segar khususnya pada penderita kencing manis, lebih bermanfaat dibandingkan apel olahan. Rasa renyah apel dapat membantu melepaskan bahan-bahan yang lengket di gigi
c.    Kandungan nutrisi buah apel
Buah apel mempunyai banyak kandungan untuk kesehatan, diantaranya adalah :
1.    Kandungan kimia
Buah apel selain mempunyai kandungan senyawa pectin juga mengandung zat gizi, antara lain (per 100 gram)
Kalori              : 58 kalori
Hidrat arang : 14,9 gram
Lemak            : 0,4 gram
Protein           : 0,3 gram
Kalsium         : 6 mg
Fosfor             : 10 mg
Besi                : 0,3 mg
Vitamin          : A 90 SI
Vitamin          : B1 0,04 mg
Vitamin C      : 5 mg
Air                   : 84 %
2.    Kaya mineral
Mineral yang terdapat didalam bbuah apel diantaranya adalah kalsium, magnesium, potassium, zat besi, dan zink.
3.    Fitokimia
Fitokimia merupakan antioksidan untuk melawan radikal bebas yang berasal dari polusi atau lingkungann sekitar. Zat ini juga berfungsi untuk untuk menekan jumlah kolestrol jahat yang dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah.
4.    Kaya serat
Apel kaya akan serat, sehingga baik untuk orang yang sedang dalam progam diet. Hal ini disebabkan karena serat yang tinggi sehingga mencegah lapar datang lebih cepat. Buah apel mengandung serat yang berguna mengikat lemak dan kolestrol jahat dalam tubuh untuk selanjutnya dibuang.
5.    Tannin
Tannin adalah zat yang berfungsi membersihkan dan menyegarkan mulut, sehingga dapat mencegah kerusakan gigi dan penyakit gusi.
6.    Baron
Baron adalah zat yang berfungsi mempertahankan jumlah estrogen dalam tubuh seorang wanita
7.    Flavoid
Flavoid adalah zat yang berfungsi menurunkan risiko kanker.
8.    Asam D-glucaric
Asam D-glucaric merupakan zat yang dapat menurunkan kadar kolestrol.
9.    Quercetin
Quercetin merupakan zat yang dibutuhkan untuk meningkatkan kadar anti oksidan sehingga tubuh terasa lebih sehat dan mencegah berbagai penyakit.
10. Asam tartar
Didalam sebuah apel juga terdapat asam tartar. Asam tartar ini dapat menyehatkan saluran pencernaan, karena zat ini mampu membunuh bakteri yang ada di dalam saluran pencernaan.
d.    Manfaat buah apel
1.    menurunkan kadar kolestrol
Apel dikenal mengandung fitokimia, yaitu zat antioksidan yang efektif melawan kolestrol jahat, apel juga meningkatkan kolestrol baik. Kandungan pectin dan asam-D glucaric dalam apel membantu menurunkan kadar kolestrol jahat dalam tubuh.
2.    mencegah kanker dan menyehatkan paru-paru
Zat flavonoid dalam apel terbukti dapat menurunkan resiko kanker paru-paru sampai 50%. Penelitian dari Cornell university di Amerika Serikat juga menemukan bahwa zat fitokimia dalam kulit apel menghambat pertumbuhan kanker usus sebesar 43%.
3.    mencegah penyakit jantung dan stroke.
Apel terbukti mencegah serangan stroke. Publikasi penelitian di Firlandia (1996) menunjukan bahwa orang yang berpola makan kaya flavonoiod mengalami insiden penyakit jantung lebih rendah.
4.    menurunkan berat badan
Sebagai sumber serat yang baik, apael baik untuk pencernaan dan membantu menurunkan berat badan.
5.    menjaga kesehatan gigi
Apel juga mengandung tanin, zat yang mencegah kerusakan gigi periodontal, penyakit gusi ini disebabkan saling menempelnya bakteri pembentuk plak.
6.    membuat perempuan tetap cantik
Kandungan boron dalam apel terbukti membantu wanita mempertahankan kadar hormone estrogen saat menopause.
7.    melindungi tubuh dari virus flu
Sari apel sangat baik untuk melawan serangan infeksi virus karena stamina dan kekebalan tubuh meningkat berkat konsumsi sari apel.
8.    menjaga daya tahan tubuh
“Apel sangat bermanfaat untuk pencernaan”.2 Sari buah apel terbukti ampuh melawan berbagai serangan infeksi virus.
9.    mencegah batu empedu
Apel berkhasiat untuk melembutkan batu empedu dengan mengkonsumsinya sehari 4-5 buah apel segar3[2].
10. memperkuat tulang
Apel mengandung fluvanoid yang disebut phloridzin, dapat mencegah osteoporosis dan dapat meningkatkan kepadatan tulang. Kandungan boron dalam buah apel juga memperkuat tulang dan juga membantu menanggulangi penyakit asma.[3]
11. melindungi otak
Perlindungan terhadap penyakit alzheimer, telah ditemukan bahwa qoercetin dalam apel dapat melindungi otak dari kerusakan akibat radikal bebas,m yang menyebabakan banyak orang menderita Alzheimer.
12. mencegah kanker payudara
Sebuah studi cornell menemukan bahwa seorang yang makan satu buah apel per hai bisa mengurangi tingkat resiko terkena kanker payudara aebesar 17 %.
13. pengelolaan kadar gula bagi penderita diabetes
“Pektin dalam apel menghasilkan asam galacturonic dalam tubuh yang menurunkan kebutuhan insulin dan dapat membantu dalam mengendalikan kadar gula bagi penderita diabetes”.[4]
14. Manfaat kulit apel
Sebuah penelitian baru di Polandia dilaporkan dalam 'European Journal of Cancer Prevention' mengungkapkan, makan apel secara teratur dapat mengurangi risiko berkembangnya kanker kolorektal (kanker yang menyerang rektum atau saluran cerna). Sebuah penelitian melakukan tes untuk membandingkan 592 pasien yang menderita penyakit dengan pasien tanpa serangan kanker kolorektal di 765 rumah sakit sama
Sebuah penurunan risiko diamati dengan mereka yang makan satu apel sehari. Sementara itu, makan lebih dari satu apel sehari dapat mengurangi risiko hingga 50%
Makan buah atau sayuran lain tidak memiliki efek yang sama pada risiko kanker kolorektal. Hal ini karena kandungan flavonoid dalam apel sangat tinggi
Flavonoid bertindak sebagai antioksidan yang ditemukan terkonsentrasi di kulit apel. Dari penelitian ini diketahui, antioksidan lima kali lebih banyak melekat di kulit apel daripada daging buahnya. Sehingga disarankan mencuci bersih buah dan mengonsumsinya tanpa harus mengupas kulitnya sebelum Anda makan.
Risiko dari semua jenis kanker dapat dikurangi 30 sampai 40 persen dengan membuat perubahan gaya hidup yang sederhana, seperti makan lebih banyak buah dan sayuran, berolahraga secara teratur dan mengawasi berat badan.
Tapi, Anda pun perlu selektif memilih sayur dan buah. Karena, saat ini buah dan sayuran banyak terpapar pestisida. Anda juga perlu waspada bahwa di balik kandungan antioksidan pada kulit apel, juga tersimpan bahaya akibat paparan pestisida
2.2      PEMBAHASAN
Setelah membahas di bagian sebelum nya penuliis akan membahas tentang kandungan nutrisi dan manfaat apa saja yang didapat didalam buah apel.
Buah apel banyak sekali memiliki kandungan nutrisi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan kita, diantara nya adalah mengandung kalsium, magnesium, potassium, zat besi, zink, fitokimia, tannin, flavoid, quercetin, asam tartar,dan asam D-glucaric. Semua ini memiliki manfaat yang saling mendukung jika dikonsumsi secara baik dan berimbang.
Apel merupakan cemilan yang sangat baik untuk orang yang sedang menurunkan berat badan karena kadar serat nya tinggi, sehingga mencegah rasa lapar datang lebih cepat karena apel mengandung 240 kalori perbuah, mengkonsumsi apel tak akan membuat berat badan mereka bertambah, sehingga lekuk tubuh pun terjaga.
Bagaimana apel dapat digunakan untuk menurunkan berat badan ? makan apel sehari pasti baik bagi anda, tapi makan 3 buah apel sehari adalah hal yang akan benar-benar mendapatkan hasil. Cobalah makan apel 30 menit sebelum makan pagi, siang atau malam. Hal ini membantu anda mengurangi porsi makan anda, karena buah apel sudah mengandung zat yang mengenyangkan tanpa membuat anda gemuk.
Buah apel dapat mempertahankan hormone estrogen yang berarti mengurangi gangguan yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon dikala menopause, misalnya semburan nyeri, depresi, penyakit jantung, dan osteoporosis.
Pada apel yang segar terdapat kandungan serat yang dapat larut dengan sempurna. Apel juga bekerja melepaskan senyawa prebiotik yang meningkatkan jumlah bakteri baik di dalam usus sebagai senjata melawan kuman pemicu diare. Saat diare cobalah makan buah apel setiap bebeapa jam. Konsumsi apel yang diimasak juga melembutkan selulosa yang berguna memperlambat gerakan usus.
Apel mamiliki efek antiasma llebih kuat dari pada makanan lainnya. Ini karena apel mengandung antioksidan tinggi yang mengandung antiinflamasi. Setiap 100 gram apel mengandung antioksidan tiga kali lebih tinggi dari jeruk dan delapan kali dari pisang. Kandungan antioksidan tertinggi ada dikulit apel.
Maka dari itu buah apel sangat bermanfaat untuk kesehatan kita, mulai dari kulit apel sampai daging nya memiliki nutrisi yang menyehatkan.

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1      TUJUAN PENELITIAN
Karya ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui apa saja kandungan yang terdapat pada apel dan manfaat nya bagi tubuh serta menambah wawasan bagi pembaca tentang apel dan juga untuk menyelesaikan tugas akhir dalam mata kuliah Bahasa Indonesia.
3.2      TEMPAT DAN WAKTU PENELITIAN
Penelitian dilakukan dirumah penulis yang beralamatkan di Jalan Jati Padang Raya, Jakarta – Selatan.
Waktu penelitian dilakukan selama satu minggu terhitung mulai tanggal 20 April 2011 sampai 26 April 2011.
3.3      METODE PENELITIAN
Untuk mendapatkan data dan informasi yang diperlukan, maka metode penelitian yang penulis pakai menggunakan metode studi kepustakaan dan internet. Pada metode ini, penulis membaca buku-buku dan literature yang berhubungan dengan buah apel, khususnya tentang nutrisi dan manfaat buah apel untuk kesehatan kita serta mencari informasi lewat internet.
3.4      VARIABEL/OBJEK PENELITIAN
Pada penelitian kali ini penulis memilih objek penilian untuk meneliti buah apel. Yaitu untuk diketahui nutrisi dan manfaat apa saja yang terkandung didalam buah apel tersebut.
3.5      SUMBER DATA PENELITIAN
Sumber data yang didapat untuk membuat karya tulis ini yaitu dari membaca buku dan mencari informasi lewat internet, dan melakukan percobaan dirumah mengenai manfaat buah apel
3.6      TEKNIK PENGUMPULAN DATA PENELITIAN
Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian adalah teknik membaca dan mencatat serta menguji coba hal-hal yang penulis baca dari buku-buku tentang buah apel dan lewat informasi yang didapat dari internet.





BAB IV
DAFTAR PUSTAKA
Yulianti,Safrida dkk. 2009. Khasiat dan manfaaat apel. Jakarta: Argo Media Pustaka.
http://vivanews.com/news/read/215844-keajaiban-di-balik-nikmatnya-apel
http://4r12y.wordpress.com/2011/04/26/khasiat-buah-apel-untuk-wanita/
http://klikbatam.com/index.php?option=com&view=article&id=1389:khasiat-buah-apel&catid=82:fruits&itemid=101




[1] Dr. Penny Stanway. 2002. Halaman daily mail
[2] Miriam Polunnin. Healing Foods.
3 Dr. Lai Chiu Nan. Healing Foods
[4] Dr. Ir. Yusep Ikrawan. Msc. 2009. Khasiat dan manfaat apel. Jakarta : Argo Media Pustaka hal 42

Tidak ada komentar:

Posting Komentar