Sabtu, 04 Juni 2011

LAKSA BOGOR

Laksa bogor :
½ ekor ayam dipotong jadi 4
250 gr udang kupas
1 lembar daun salam
1 batang serai memarkan
5 butir bawang merah
2 siung bawang putih
3 buah kemiri di sangria
½ cm kunyit
1 sdt ketumbar sangrai
1 sdt garam
125 gr bihun
2 butir telur
2 sendok bawang goreng
-sambal cuka

Jumat, 03 Juni 2011

Whats app

Hey,

I just downloaded WhatsApp Messenger on my Android.

It is a Smartphone Messenger which replaces SMS. This app even lets me send pictures, video and other multi-media!

WhatsApp Messenger is available for Android, iPhone, Nokia and BlackBerry and there is no PIN or username to remember - it works just like SMS and uses your internet data plan.

Get it now from http://www.whatsapp.com/download/ and say good-bye to SMS.

'>WhatsApp Messenger: Android + iPhone + Nokia + BlackBerry
Published with Blogger-droid v1.6.9

KARYA ILMIAH

BAB I
PENDAHULUAN
1.1      LATAR BELAKANG MASALAH
Jadikan makanan mu sebagai obat, istilah ini sangat populer didunia kesehatan. Buah-buahan adalah salah-satu makanan yang sangat digemari masyarakat di seluruh dunia. Begitu juga oleh masyarakat di Indonesia. Indonesia adalah negara yang mempunyai iklim tropis, dimana berbagai jenis buah dapat dijumpai di Negara ini. Buah memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh kita. Salah-satu nya buah apel, ternyata selain memiliki rasa yang manis dan juga warna yang menarik, buah apel juga memiliki banyak manfaat yang dapat menjaga tubuh kita dari berbagai penyakit. Apel adalah salah satu buah pohon yang paling banyak dibudidayakan. Apel dikonsumsi sebagai buah mentah atau sebagai jus apel dan juga digunakan sebagai bahan makanan penutup “kita semua tahu ada pepatah yang mengatakan, konsumsi buah apel sehari membuat dokter pergi, ini benar-benar terbukti”[1]. Buah ini memiliki banyak jenis yang tersebar diseluruh belahan bumi. Apel lokal di Indonesia yang terkenal berasal dari daerah Malang, Jawa Timur dan berasal dari Gunung Pangrago, Jawa Barat. Buah ini memiliki nutrisi yang sangat baik untuk tubuh. Sebagian orang pasti sudah tahu kalau apel mengandung banyak manfaat untuk kesehatan. Akan tetapi kalau manfaat dari kulit apel mungkin belum banyak yang tahu. Yang jelas jangan buang kulit apel. Alasannya sederhana saja, karena kulit apel mengandung zat quercetin yang dibutuhkan guna meningkatkan kadar antioksidan dan mencegah berbagai macam penyakit. Sebagian masyarakat mengkonsumsi buah ini hanya karena rasa buah apel yang manis dan segar, sedikit sekali yang mengetahui nutrisi dan manfaat yang terdapat di dalam buah apel tersebut. Kita sebagai konsumen harus mengetahui berapa banyak kandungan nutrisi yang terdapat di dalam sebuah apel dan apa saja manfaat apel bagi tubuh dan kesehatan kita agar kita dapat memanfaatkan buah apel ini semaksimal mungkin, maka dari itu hal ini penting untuk dibuktikan secara ilmiah. Jadi penulis mengambil judul “manfaat dan nutrisi buah apel bagi kesehatan”
1.2      IDENTIFIKASI MASALAH
Dengan melihat latar belakang yang telah dikemukakan maka beberapa masalah yang dapat penulis rumuskan dan akan dibahas dalam karya tulis ilmiah ini adalah :
1.    Nutrisi apa saja yang terkandung di dalam buah apel ?
2.    Apa manfaat dari buah apel ?
3.    Apa khasiat yang terkandung didalam kulit apel ?

1.3      PEMBATASAN MASALAH
Didalam pembatasan masalah ini, penulis mengambil satu permasalahan yang akan dibahas didalam karya tulis ilmiah ini. Hal ini bertujuan agar penulis dapat memfokuskan penelitian kepada satu masalah, dan masalah yang akan dibahas adalah apa saja manfaat dan nutrisi dari buah apel bagi kesehatan tubuh kita ?
1.4      RUMUSAN MASALAH
Satu buah apel mempunyai banyak sekali manfaat untuk tubuh kita karena di dalam nya banyak terkandung nutrisi yang menyehatkan. Jika kita mengetahui manfaat apa saja dan kandungan yang terkandung di dalam sebuah apel kita akan menjadi seorang konsumen yang bijaksana dalam memilih buah dan dapat memanfaatkan nya didalam kehidupan kita karena buah apel ini banyak dikonsumsi masyarakat luas yang belum tentu mereka semua mengetahui manfaat dan nutrisi dari buah apel. Jadi didalam karya ilmiah ini akan dibahas mengenai manfaat dan nutrisi yang terkandung didalam buah apel agar masyarakat sebagai konsumen dapat mengetahui khasiat yang terkandung didalam buah apel tersebut.
1.5      KEGUNAAN PENELITIAN
Penelitian ini berguna untuk :
1.    Memberikan informasi kepada konsumen buah apel agar mereka tau apa saja manfaat dan nutrisi yang terdapat di dalam sebuah apel.
2.    Memberikan pengetahuan kepada masyarakat luas bahwa buah apel sangat berguna bagi kesehatan tubuh kita.
3.    Menjadi bahan bacaan bagi para guru, mahasiswa, pelajar dan kalangan professional lainya agar mereka mengetahui manfaat dan kandungan nutrisi yang terdapat di dalam buah apel.





BAB II
LANDASAN TEORI
2.1      PENGERTIAN
Buah adalah organ pada tumbuhan berbunga yang merupakan lanjutan dari bakal buah (ovarium). Buah biasanya membungkus dan melindungi biji. Aneka rupa dan bentuk buah tidak terlepas kaitannya dengan fungsi utama buah, yakni sebagai pemencar biji tumbuhan.
Apel (Pyrus malus) dapat hidup subur di daerah yang mempunyai temperatur udara dingin. Di Indonesia, apel dapat tumbuh dan berkembang dengan baik apabila dibudidayakan pada daerah yang mempunyai ketinggian sekitar 1200 meter diatas permukaan laut.
Bentuk, ukuran, warna, rasa, serta tekstur masing-masing jenis apel memang beragam, tetapi dalam hal gizi tidak jauh berbeda. Adanya kalium atau postasium serta pectin yang tinggi dalam apel, menjadikan buah ini sangat bermanfaat untuk mencegah stroke, serta mengurangi kadar gula dan kolestrol darah. Satu hal yang sangat bermanfaat bagi penderita kencing manis serta jantung koroner.
Mari kita bahas satu persatu tentang apel :
a.    Rasa
Apel umumnya berbentuk bulat, dengan cekungan pada pangkal puncuknya. Daging apel bewarna putih, renyah dan berair dengan rasa manis atau asam. Daging buah ini dilindungi oleh kulit tipis yang umumnya mengkilap. Bila daging ini dikerat keluarlah aroma yang harum dan segar. Citarasa, aroma, maupun tekstur sebenarnya dihasilkan dari kurang lebih 230 komponen kimia. Termasuk pula beragam asam seperti asam asetat, lalu kandungan alkohol berkisar 30-40 jenis, ester seperti asam asetat sekitar 100 jenis.
b.    Kesegaran apel
Untuk memperoleh manfaat yang maksimal dari apel maka bentuk sediaan harus diperhatikan. Apel segar umumnya lebih baik dibandingkan dengan hasil olahan atau sirup. Riset yang dilakukan beberapa ahli menunjukan pemberian apel dengan berbagai macam bentuk sediaan pada orang normal menghasilkan respon yang berbeda-beda terhadap konsentrasi gula darah maupun insulin. Jadi, apel segar khususnya pada penderita kencing manis, lebih bermanfaat dibandingkan apel olahan. Rasa renyah apel dapat membantu melepaskan bahan-bahan yang lengket di gigi
c.    Kandungan nutrisi buah apel
Buah apel mempunyai banyak kandungan untuk kesehatan, diantaranya adalah :
1.    Kandungan kimia
Buah apel selain mempunyai kandungan senyawa pectin juga mengandung zat gizi, antara lain (per 100 gram)
Kalori              : 58 kalori
Hidrat arang : 14,9 gram
Lemak            : 0,4 gram
Protein           : 0,3 gram
Kalsium         : 6 mg
Fosfor             : 10 mg
Besi                : 0,3 mg
Vitamin          : A 90 SI
Vitamin          : B1 0,04 mg
Vitamin C      : 5 mg
Air                   : 84 %
2.    Kaya mineral
Mineral yang terdapat didalam bbuah apel diantaranya adalah kalsium, magnesium, potassium, zat besi, dan zink.
3.    Fitokimia
Fitokimia merupakan antioksidan untuk melawan radikal bebas yang berasal dari polusi atau lingkungann sekitar. Zat ini juga berfungsi untuk untuk menekan jumlah kolestrol jahat yang dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah.
4.    Kaya serat
Apel kaya akan serat, sehingga baik untuk orang yang sedang dalam progam diet. Hal ini disebabkan karena serat yang tinggi sehingga mencegah lapar datang lebih cepat. Buah apel mengandung serat yang berguna mengikat lemak dan kolestrol jahat dalam tubuh untuk selanjutnya dibuang.
5.    Tannin
Tannin adalah zat yang berfungsi membersihkan dan menyegarkan mulut, sehingga dapat mencegah kerusakan gigi dan penyakit gusi.
6.    Baron
Baron adalah zat yang berfungsi mempertahankan jumlah estrogen dalam tubuh seorang wanita
7.    Flavoid
Flavoid adalah zat yang berfungsi menurunkan risiko kanker.
8.    Asam D-glucaric
Asam D-glucaric merupakan zat yang dapat menurunkan kadar kolestrol.
9.    Quercetin
Quercetin merupakan zat yang dibutuhkan untuk meningkatkan kadar anti oksidan sehingga tubuh terasa lebih sehat dan mencegah berbagai penyakit.
10. Asam tartar
Didalam sebuah apel juga terdapat asam tartar. Asam tartar ini dapat menyehatkan saluran pencernaan, karena zat ini mampu membunuh bakteri yang ada di dalam saluran pencernaan.
d.    Manfaat buah apel
1.    menurunkan kadar kolestrol
Apel dikenal mengandung fitokimia, yaitu zat antioksidan yang efektif melawan kolestrol jahat, apel juga meningkatkan kolestrol baik. Kandungan pectin dan asam-D glucaric dalam apel membantu menurunkan kadar kolestrol jahat dalam tubuh.
2.    mencegah kanker dan menyehatkan paru-paru
Zat flavonoid dalam apel terbukti dapat menurunkan resiko kanker paru-paru sampai 50%. Penelitian dari Cornell university di Amerika Serikat juga menemukan bahwa zat fitokimia dalam kulit apel menghambat pertumbuhan kanker usus sebesar 43%.
3.    mencegah penyakit jantung dan stroke.
Apel terbukti mencegah serangan stroke. Publikasi penelitian di Firlandia (1996) menunjukan bahwa orang yang berpola makan kaya flavonoiod mengalami insiden penyakit jantung lebih rendah.
4.    menurunkan berat badan
Sebagai sumber serat yang baik, apael baik untuk pencernaan dan membantu menurunkan berat badan.
5.    menjaga kesehatan gigi
Apel juga mengandung tanin, zat yang mencegah kerusakan gigi periodontal, penyakit gusi ini disebabkan saling menempelnya bakteri pembentuk plak.
6.    membuat perempuan tetap cantik
Kandungan boron dalam apel terbukti membantu wanita mempertahankan kadar hormone estrogen saat menopause.
7.    melindungi tubuh dari virus flu
Sari apel sangat baik untuk melawan serangan infeksi virus karena stamina dan kekebalan tubuh meningkat berkat konsumsi sari apel.
8.    menjaga daya tahan tubuh
“Apel sangat bermanfaat untuk pencernaan”.2 Sari buah apel terbukti ampuh melawan berbagai serangan infeksi virus.
9.    mencegah batu empedu
Apel berkhasiat untuk melembutkan batu empedu dengan mengkonsumsinya sehari 4-5 buah apel segar3[2].
10. memperkuat tulang
Apel mengandung fluvanoid yang disebut phloridzin, dapat mencegah osteoporosis dan dapat meningkatkan kepadatan tulang. Kandungan boron dalam buah apel juga memperkuat tulang dan juga membantu menanggulangi penyakit asma.[3]
11. melindungi otak
Perlindungan terhadap penyakit alzheimer, telah ditemukan bahwa qoercetin dalam apel dapat melindungi otak dari kerusakan akibat radikal bebas,m yang menyebabakan banyak orang menderita Alzheimer.
12. mencegah kanker payudara
Sebuah studi cornell menemukan bahwa seorang yang makan satu buah apel per hai bisa mengurangi tingkat resiko terkena kanker payudara aebesar 17 %.
13. pengelolaan kadar gula bagi penderita diabetes
“Pektin dalam apel menghasilkan asam galacturonic dalam tubuh yang menurunkan kebutuhan insulin dan dapat membantu dalam mengendalikan kadar gula bagi penderita diabetes”.[4]
14. Manfaat kulit apel
Sebuah penelitian baru di Polandia dilaporkan dalam 'European Journal of Cancer Prevention' mengungkapkan, makan apel secara teratur dapat mengurangi risiko berkembangnya kanker kolorektal (kanker yang menyerang rektum atau saluran cerna). Sebuah penelitian melakukan tes untuk membandingkan 592 pasien yang menderita penyakit dengan pasien tanpa serangan kanker kolorektal di 765 rumah sakit sama
Sebuah penurunan risiko diamati dengan mereka yang makan satu apel sehari. Sementara itu, makan lebih dari satu apel sehari dapat mengurangi risiko hingga 50%
Makan buah atau sayuran lain tidak memiliki efek yang sama pada risiko kanker kolorektal. Hal ini karena kandungan flavonoid dalam apel sangat tinggi
Flavonoid bertindak sebagai antioksidan yang ditemukan terkonsentrasi di kulit apel. Dari penelitian ini diketahui, antioksidan lima kali lebih banyak melekat di kulit apel daripada daging buahnya. Sehingga disarankan mencuci bersih buah dan mengonsumsinya tanpa harus mengupas kulitnya sebelum Anda makan.
Risiko dari semua jenis kanker dapat dikurangi 30 sampai 40 persen dengan membuat perubahan gaya hidup yang sederhana, seperti makan lebih banyak buah dan sayuran, berolahraga secara teratur dan mengawasi berat badan.
Tapi, Anda pun perlu selektif memilih sayur dan buah. Karena, saat ini buah dan sayuran banyak terpapar pestisida. Anda juga perlu waspada bahwa di balik kandungan antioksidan pada kulit apel, juga tersimpan bahaya akibat paparan pestisida
2.2      PEMBAHASAN
Setelah membahas di bagian sebelum nya penuliis akan membahas tentang kandungan nutrisi dan manfaat apa saja yang didapat didalam buah apel.
Buah apel banyak sekali memiliki kandungan nutrisi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan kita, diantara nya adalah mengandung kalsium, magnesium, potassium, zat besi, zink, fitokimia, tannin, flavoid, quercetin, asam tartar,dan asam D-glucaric. Semua ini memiliki manfaat yang saling mendukung jika dikonsumsi secara baik dan berimbang.
Apel merupakan cemilan yang sangat baik untuk orang yang sedang menurunkan berat badan karena kadar serat nya tinggi, sehingga mencegah rasa lapar datang lebih cepat karena apel mengandung 240 kalori perbuah, mengkonsumsi apel tak akan membuat berat badan mereka bertambah, sehingga lekuk tubuh pun terjaga.
Bagaimana apel dapat digunakan untuk menurunkan berat badan ? makan apel sehari pasti baik bagi anda, tapi makan 3 buah apel sehari adalah hal yang akan benar-benar mendapatkan hasil. Cobalah makan apel 30 menit sebelum makan pagi, siang atau malam. Hal ini membantu anda mengurangi porsi makan anda, karena buah apel sudah mengandung zat yang mengenyangkan tanpa membuat anda gemuk.
Buah apel dapat mempertahankan hormone estrogen yang berarti mengurangi gangguan yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon dikala menopause, misalnya semburan nyeri, depresi, penyakit jantung, dan osteoporosis.
Pada apel yang segar terdapat kandungan serat yang dapat larut dengan sempurna. Apel juga bekerja melepaskan senyawa prebiotik yang meningkatkan jumlah bakteri baik di dalam usus sebagai senjata melawan kuman pemicu diare. Saat diare cobalah makan buah apel setiap bebeapa jam. Konsumsi apel yang diimasak juga melembutkan selulosa yang berguna memperlambat gerakan usus.
Apel mamiliki efek antiasma llebih kuat dari pada makanan lainnya. Ini karena apel mengandung antioksidan tinggi yang mengandung antiinflamasi. Setiap 100 gram apel mengandung antioksidan tiga kali lebih tinggi dari jeruk dan delapan kali dari pisang. Kandungan antioksidan tertinggi ada dikulit apel.
Maka dari itu buah apel sangat bermanfaat untuk kesehatan kita, mulai dari kulit apel sampai daging nya memiliki nutrisi yang menyehatkan.

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1      TUJUAN PENELITIAN
Karya ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui apa saja kandungan yang terdapat pada apel dan manfaat nya bagi tubuh serta menambah wawasan bagi pembaca tentang apel dan juga untuk menyelesaikan tugas akhir dalam mata kuliah Bahasa Indonesia.
3.2      TEMPAT DAN WAKTU PENELITIAN
Penelitian dilakukan dirumah penulis yang beralamatkan di Jalan Jati Padang Raya, Jakarta – Selatan.
Waktu penelitian dilakukan selama satu minggu terhitung mulai tanggal 20 April 2011 sampai 26 April 2011.
3.3      METODE PENELITIAN
Untuk mendapatkan data dan informasi yang diperlukan, maka metode penelitian yang penulis pakai menggunakan metode studi kepustakaan dan internet. Pada metode ini, penulis membaca buku-buku dan literature yang berhubungan dengan buah apel, khususnya tentang nutrisi dan manfaat buah apel untuk kesehatan kita serta mencari informasi lewat internet.
3.4      VARIABEL/OBJEK PENELITIAN
Pada penelitian kali ini penulis memilih objek penilian untuk meneliti buah apel. Yaitu untuk diketahui nutrisi dan manfaat apa saja yang terkandung didalam buah apel tersebut.
3.5      SUMBER DATA PENELITIAN
Sumber data yang didapat untuk membuat karya tulis ini yaitu dari membaca buku dan mencari informasi lewat internet, dan melakukan percobaan dirumah mengenai manfaat buah apel
3.6      TEKNIK PENGUMPULAN DATA PENELITIAN
Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian adalah teknik membaca dan mencatat serta menguji coba hal-hal yang penulis baca dari buku-buku tentang buah apel dan lewat informasi yang didapat dari internet.





BAB IV
DAFTAR PUSTAKA
Yulianti,Safrida dkk. 2009. Khasiat dan manfaaat apel. Jakarta: Argo Media Pustaka.
http://vivanews.com/news/read/215844-keajaiban-di-balik-nikmatnya-apel
http://4r12y.wordpress.com/2011/04/26/khasiat-buah-apel-untuk-wanita/
http://klikbatam.com/index.php?option=com&view=article&id=1389:khasiat-buah-apel&catid=82:fruits&itemid=101




[1] Dr. Penny Stanway. 2002. Halaman daily mail
[2] Miriam Polunnin. Healing Foods.
3 Dr. Lai Chiu Nan. Healing Foods
[4] Dr. Ir. Yusep Ikrawan. Msc. 2009. Khasiat dan manfaat apel. Jakarta : Argo Media Pustaka hal 42

AGAMA ISLAM - IPTEK

TUGAS MAKALAH AGAMA ISLAM
PERKEMBANGAN IPTEK DAN SENI DALAM SUDUT PANDANG ISLAM


KELOMPOK 2 :
RIRIN RIZKIA (,,,,,,,)
META ANDRIYANI (5515100268)
METTA KUSUMA DEWI (5515101688)
SYARIFATUZ ZAHRA(........)
AHMAD ZAKI ADAM (5515100267)







FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN ILMU KESEJAHTERAAN KELUARGA
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TATA BOGA S1 REGULER 2010
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
JAKARTA
2011



KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas berkah dan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan paper yang berjudul “Perkembangan Iptek Dan Seni Dalam Sudut Pandang Islam” ini dengan baik.

Penulisan paper ini bertujuan agar dapat mengetahui mengenai peranan islam dalam perkembangan iptek dan seni serta sebagai salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk mengikuti ujian.

Kemudian penulis juga menyadari bahwa tanpa bantuan dan bimbingan dari berbagai ‘pihak yang telah membantu baik secara moril maupun materil, penulis tidak akan mampu menyesaikan paper ini dengan baik. Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada :
1.      Kedua orang tua penulis yang telah banyak membantu baik moril maupun materil.
2.      Dra. Harnida selaku dosen mata kuliah Agama Islam.
3.      Teman – teman penulis yang tidak bias penulis sebutkan nama nya satu per satu.
Akhir kata penulis berharap agar paper ini dapat bermanfaat bagi siapa saja yang memerlukan dan bagi siapa saja yang membacanya.




                                                                                                Jakarta, 22 April 2011

      


    Penulis
BAB 1
PENDAHULUAN

1.1              LATAR  BELAKANG
Seiring dengan perkembangan zaman, IPTEK dan seni dalam peradaban manusia berkembang sangat pesat. Dimana teknologi yang muncul saat ini merupakan hasil dari pengembangan ilmu pengetahuan yang diperoleh melalui proses yang disebut metode ilmiah. Islam sebagai agama yang paripurna dan universal tidak hanya menitik beratkan kepada persoalan yang bersifat ukhrawisaja, akan tetapi islam juga memperhatikan pentingnya ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni bagi kehidupan umat manusia.

Pada dasarnya kita hidup di dunia ini tidak lain untuk beribadah kepada Allah SWT. Ada banyak cara untuk beribadah kepada Allah SWT seperti sholat, puasa, dan menuntut ilmu. Menuntut ilmu ini hukumnya wajib. Seperti sabda Rasulullah SAW: “menuntut ilmu adalah sebuah kewajiban atas setiap muslim laki-laki dan perempuan”. Ilmu adalah kehidupanya islam dan kehidupanya keimanan. Dengan mengembangkan IPTEK alam dan isinya yang dianugrahkan oleh Allah dapat membawa manfaat yang besar bagi kehidupan manusia itu sendiri. Sedangkan melalui seni manusia dapat menjaga kelestarian alam, agar selalu tetap dalm fitrahnya sebgai alam dan mencegah ketidakseimbangan yang mungkin akan terjadi sebagai akibat dari pengembangan IPTEK. Untuk itulah, islam tidak memisahkan antara ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni , dengan masalah – masalah peribadatan lainnya.

Oleh sebab itu, maka didalam al- Qur’an tidak hanya memuat ayat – ayat yang mengatur masalah ubudiyah saja, tetapi juga banyak terdapat ayat – ayat yang berkenaan dengan IPTEK dan seni. Seperti yang telah tercantum dalam beberapa surah yakni surah Al Anbiya ayat 33 yang menjelaskan mengenai orbit, surah yasin ayat 38 mengenai perjalanan matahari, surah Ath-Thalaq ayat 12 yang menjelaskan mengenai lapisan atmosfer.
Selain itu dalam al- Alaqayat 1 Allah berfirman “bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu  yang menciptakan” Dalam ayat ini berarti manusia telah diperintahkan untuk membaca guna memperoleh berbagai pemikiran dan pemahaman. Akan tetapi segala pemikiran tidak boleh terlepas dari aqidah islam, karena iqra haruslah dengan bismirabbika, yaitu tetap berdasarkan iman kepada Allah, yang merupakan asasaqidah islam.

1.2       PERMASALAHAN
Dengan melihat beberapa latar belakang yang telah dikemukakan maka beberapa masalah yang dapat penulis rumuskan dan akan dibahas dalam makalah ini adalah :
1. Apakah pengertian iptek dan seni serta apa kaitannya dengan islam?
2. Bagaimanakah cara mengembangkan IPTEK dan seni yang sesuai dengan aqidah islam?
3. Apa sajakah keutamaan mencari ilmu?
4. Seberapa besarkah tanggung jawab ilmuwan terhadap alam?
1.3       TUJUAN
Adapun tujuan dalam penulisan makalah ini adalah untuk menambah wawasan bagi pembaca tentang iptek dalam paradigma islam dan juga sebagai pelengkap tugas mata kuliah Materi PAI.

1.4       METODE PENULISAN
Untuk mendapatkan data dan informasi yang diperlukan, maka penulis menggunakan metode studi kepustakaan. Pada metode ini,  penulis membaca buku – buku dan literature yang berhubungan dengan iptek dan seni, khusus nya mengenai iptek dan seni dalam pandangan islam sebagai sumber informasi dalam penyusunan makalah ini.

B. Konsep IPTEKS dalam islam
1. Definisi IPTEKS
Istilah ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), sering diterjemahkan menjadi science and technology. Namun sesungguhnya menurut filsafat ilmu, ilmu dan pengetahuan memiliki makna yang berbeda. Pengetahuan (knowledge), adalah segala sesuatu yang diketahui manusia melalui tahapan panca indera, intuisi, dan firasat. Sedangkan ilmu adalah pengetahuan yang sudah diklasifikasikan, diorganisasi, disistematisasi dan diinterpretasi, sehingga menghasilkan kebenaran objektif, sudah diuji kebenarannya dan dapat diuji ulang secara ilmiah (Webter’s dictionary science. Sedangkan ilmu, yang memiliki akar kata yang sama dengan alam, dalam berbagai bentuknya disebut sebanyak 854 kali dalam al-Qur’an. Kata ini digunakan dalam arti proses pencapaian pengetahuan dan objek pengetahuan sehingga memperoleh kejelasan.

Berdasarkan definisi tersebut, menurut pengertian barat, ilmu dilahirkan melalui riset yang dilakukan manusia, melewati serangkaian proses dan tahapan dalam penelitian yang akhirnya melahirkan konsep-konsep, teori-teori, dan penjelasan-penjelasan yang disebut ilmu (science). Oleh karena itu, ilmu di barat tergantung pada fakta-fakta empiris (naturalis). Ia sama sekali menafikan campur tangan Allah, karena menganggap ilmu adalah ciptaan manusia sendiri.

Adapun menurut pandangan dunia timur (arab) yang dalam hal ini diwakili Al-Ghazali, ilmu didefinisikan sebagai cahaya dalam hati (Al-ilmu nurun fi qalbi). Definisi ini sebenarnya berdasar pada pandangan idealisme plato tentang logas besar dan logas kecil. Secara sederhana plato mengatakan bahwa yang benar itu ada dialam ide (logas besar) dan ilmu merupakan pancaran dari alam ide.

Berbeda dengan definisi ilmu menurut barat, al-Qur’an dalam surat Ar-Rahman 1-13 mendefinisikan ilmu sebagai rangkaian keterangan teratur dari Allah menurut sunnah Rasul yang menerangkan semesta kehidupan yang tergantung kepada Allah.
Dalam kajian filsafat, setiap ilmu membatasi diri pada salah satu bidang kajian. Seseorang yang memperdalam ilmu tertentu disebut spesialis, sedangkan orang yang tahu banyak tetapi tidak mendalam disebut generalis. Dalam sejarah islam tercatat banyak sekali ilmuan muslim yang ahli dalam berbagai bidang kajian ilmu. Beberapa diantaranya adalah Ibnu Rusyd,Ibnu Sina, Al-Razi, Al-Khwarizmi,dan lain-lain, adalah sosok yang selain seorang filsuf, mereka juga ahli kedokteran, astronomi,matematika,fisika dan sebagainya.

Teknologi merupakan produk ilmu pengetahuan. Ia menjadi bagian dari kebudayaan dan peradaban (culture of civilization). Menurut seorang ilmuwan jerman, P.J. Bouman, teknologi berarti peradaban, yang merupakan endapan dari kebudayaan dalam bentuk lahir perilaku manusia dan dalam alat-alat organisasi teknik yang memungkinkan kelangsungan hidup mereka.

Sementara menurut John Naisbit dalam bukunya high tech high touch 2001, yang mengutip dari Random house dictionary, teknologi didefinisikan sebagai benda, objek, dan bukan dari wujud yang jelas-jelas berbeda dengan manusia. Dalam kamus tersebut juga disebutkan bahwa teknologi erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat dan lingkungan.

Teknologi yang pada dasarnya memiliki karakteristik objektif dan netral, juga mempunyai potensi untuk merusak dan menghancurkan lingkungan. Oleh karena itu jika teknologi diimbangi dengan ilmu, maka ia sesungguhnya merupakan aktivitas atau produk dari iman, yaitu hasil dari amaliyah bin arkan. Dalam perspektif al-Qur’an, teknologi dilahirkan tidak sebagai ambisi pribadi atau kelompok, namun dilahirkan karena adanya kesadaran untuk melahirkannya.

Seni adalah hasil ungkapan akal dan budi manusia dengan segala prosesnya. Ia merupakan ekspresi jiwa seseorang, yang kemudian berkembang menjadi bagian dari budaya manusia. Seni identik dengan keindahan, sedangkan keindahan yang hakiki identik dengan kebenaran. Keduanya memiliki nilai yang sama yaitu keabadian.
2. Syarat-syarat Ilmu
Dari sudut pandang filsafat, ilmu lebih khusus daripada pengetahuan. Suatu pengetahuan dapat dikategorikan sebagai ilmu apabila memenuhi tiga unsur pokok, yaitu:
  1. Ontologi, suatu bidang studi harus memiliki objek studi yang jelas. Objek studi sebuah ilmu ada dua, material dan formal.
  2. Aksiologi, suatu bidang studi memiliki nilai guna atau kemanfaatan
  3. Epistimologi,suatu bidang studi memiliki metode kerja yang jelas.

Ilmu pengetahuan atau sains., istilah tersebut dapat didefinisikan sebagai himpunan pengetahuan manusia yang dikumpulkan melalui suatu proses pengkajian dan dapat diterima oleh rasio atau dapat dinalar.

Dalam pemikiran sekuler, sains mempunyai tiga karakteristik, yaitu objektif, netral dan bebas nilai. Sedangkan dalam pemikiran islam, sains tidak boleh bebas dari nilai-nilai, baik nilai local maupun nilai universal. Ia harus dikembangkan dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kebahagiaan umat manusia dan kelestarian ekologis untuk tujuan rahmatan lil ‘alamin (Q.S. al-anbiya 107).

3. Sumber Ilmu Pengetahuan
Dalam pemikiran islam ada dua sumber ilmu, yaitu wahyu dan akal. Keduanya saling menguatkan dan tidak boleh dipertentangkan. Islam sendiri menegaskan bahwa, Ad-dinu huwa al-‘aql, wa laa diina liman laa ‘aqla lahu ( agama adalah akal dan tidak ada agama bagi yang tidak berakal). Kitab suci al-Qur’an juga tidak semata-mata memberi perintah, tapi mendorong manusia untuk senantiasa berfikir dan mempergunakan akalnya.

Atas dasar ini, ilmu dalam pemikiran islam ada yang bersifat abadi (perennial knowledge) dan tingkat kebenarannya bersifat mutlak (absolut), karena bersumber dari wahyu Allah. Disamping itu ilmu juga ada yang bersifat perolehan (acquired knowledge) dan tingkat kebenarannya bersifat nisbi (relatif), karena bersumber dari akal pikiran manusia.
Dalam perspektif islam, IPTEK dan seni merupakan hasil pengembangan potensi manusia yang diberikan Allah berupa akal dan budi. Prestasi yang gemilang dalam pengembangan IPTEK dan seni, pada hakekatnya tidak lebih sekedar menemukan bagaimana proses sunnatullah terjadi di alam semesta dan bukan merancang atau menciptakan hokum baru diluar

C. Integrasi Iman, Ilmu, Amal, dan IPTEKS
            Dalam perspektif Islam, antara iman, ilmu, amal, iptek, dan seni tidak bisa dipisahkan dan terdapat hubungan yang harmonis dan dinamis yang terintegrasi kedalam suatu system yang disebut Dinul Islam. Didalam nya terkandung tiga unsur pokok, yaitu Aqidah, Syariah, dan Akhlak atau dengan kata lain Iman, Ilmu, dan Amal Shalih.

Dalam Al-Qur’an 14:24-25 digambarkan, bahwa :
Tidaklah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik (Dinul Islam) seperti sebatang pohon yang baik, akarnya kokoh (menghujam kebumi) dan cabang nya menjulang ke langit. Pohon itu mengeluarkan buahnya setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia agar mereka selalu ingat (Q.S 14:24-25)

Ayat diatas adalah gambaran keutuhan antara iman, ilmu, dan amal, atau antara aqidah, syariah, dan akhlak. Iman diidentikan dengan akar dari sebuah pohon yang menopang tegaknya ajaran Islam. Ilmu diibaratkan sebagai batang pohon yang mengeluarkan cabang-cabang ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Sedangkan amal ibarat buah dari pohon. IPTEK yang dikembangkan di atas nilai-nilai iman dan takwa akan selalu menghasilkan amal shalih, bukan kerusakan alam.

Tauhid sebagai kunci pokok dalam Islam, tidak mengakui adanya pemisahan antara iman dan sains. Islam juga tidak membuat pemisahan yang ketat antara bermacam-macam ilmu dengan seni dan keimanan. Itulah sebabnya mengapa dunia Islam dalam sejarah nya memiliki banyak ilmuan jenius dan ensiklopedik (meliputi bermacam-macam ilmu) diantaranya Al-Kindi (805-873M), Ibnu Sina (w.1037M), Al-Khwarizmi (w.830M), Umar Khayam (1048-1131M), Ibnu Rusyd (1126-1198M), Al-Razi (865-935M), Al-Battani (858-929M), dan masih banyak lagi ilmuan muslim, merupakan pencipta-pencipta ilmu kedokteran, yang juga ahli matematika, geografi, astronomi, filsafat, theology an seni syair. Karya-karya mereka bahkan menjadi rujukan utama dalam pengembangan IPTEK didunia Barat hingga saat ini.

Dalam bidang seni, dunia Islam juga pernah menorehkan prestasi gemilang dengan menampilkan karya-karya seni yang benilai estetik tinggi. Dibidang arsitektur, monument arsitektur islam terindah adalah Kubah Sulaiman di Yerusalem yang didirikan pada masa khalifah Dinasti Umayyah yang didekorasi dengan tulisan kaligrafi yang sangat indah.

Pengembangan IPTEK dan seni yang lepas dari keimanan dan ketakwaan tak akan bernilai ibadah, juga tidak akan menghasilkan kemaslahatan bagi umat manusia  dan alam lingkungan.

D. Keutamaan Orang Berilmu
Manusia adalah satu-satunya makhluk Allah yang diberi anugerah akal oleh Allah. Oleh karena itu sudah sepantasnyalah jika manuisa berkewajiban untuk menggunakan dan mengoptimalkan potensi dengan sebaik-baiknya. Al Qur’an dan Hadist banyak memberi motivasi kepada kita untuk selalu menggunakan akal fikiran dalam mempelajari fenomena alam.

Al Qur’an bahkan membedakan orang yang berilmu dengan orang yang tidak berilmu (QS 39 : 9). Demikian juga Al Qur’an menegaskan bahwa Allah akan mengangkat derajat orang yang berilmu apabila orang tersebut beriman. (QS. 58 : 11).

Disamping itu, Rasulullah SAW banyak memberikan perumpamaan tentang keutamaan orang yang berilmu dengan sabdanya, bahwa : Mereka adalah pewaris para nabi, pada hari kiamat darah mereka ditimbang dengan darah syuhada, dan darah orang yang berilmu dilebihkan dari darah syuhada.

Nabi juga menyarankan umatnya untuk tidak berhenti mencari ilmu kapan dan dimanapun mereka berada.

Bagi orang berilmu, yang melandaskan keilmuannya dengan keimanan, pengembangan, dan pemanfaatan IPTEK  dan seni tidaklah ditunjukkansebagai tuntutan hidup semata, tetapi juga merupakan refleksi dari ibadah kepada Allah. Ia menjadi sarana peningkatan rasa syukur dan ketakwaan kepada Allah. Oleh karena itu, hasil-hasil kemajuan IPTEK akan dikembangkan dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk tujuan Rahmatan Lil Alamin. (QS. 21 : 107).

E. Tanggung Jawab Ilmuwan terhadap Alam dan Lingkungan
            Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi sekarang ini, tidak bias dipungkiri, banyak menghantarkan manusia kepada kemudahan, efektivitas, dan efisiensi hidup. Dengan IPTEK manusia telah mampu meraih apa yang dulu dianggap sebagai sesuatu yang mustahil.
           
Namun di sisi lain, kemajuan IPTEK juga membawa ekses negatif dan destruktif yang merugikan dan mengancam keberlangsungan umat manusia dan alam lingkungan.  Proses dehumanisasi dan terancamnya keseimbangan ekologis dan kelestarian alam, merupakan imbas negatif dari kemajuan IPTEK.
           
Untuk itu, seorang ilmuwan memiliki tanggung jawab untuk menjaga kelestarian alam dari kelompok-kelompok perusak, yang dalam Al Qur’an digambarkan dengan istilah Ya’juj dan Ma’juj (al-Kahfi 95). Ilmuwan harus mempunyai tanggung jawab, Karena diberi  amanah Allah untuk berbuat baik terhadap lingkungannya (al-Ahzab 72).
            Oleh karena itu, ilmuwan tidak cukup hanya dengan ilmunya saja, tetapi harus dibekali dengan iman dan takwa. Dengan begitu hasil-hasil kemajuan IPTEK akan dijadikan sebagai sarana bagi manusia untuk mengeksiskan dirinya sebagai khalifah di bumi, disamping sebagai ‘abdun, hamba Allah. Ilmuwan yang beriman dan bertakwa akan memanfaatkan kemajuan IPTEK untuk menjaga, memelihara, dan melestarikan kelangsungan hidup manusia dan keseimbangan ekologi dan bukan untuk fasad fil ardhi.


KESIMPULAN
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) diuraikan dari kata Ilmu yang berarti sesuatu yang dilahirkan melalui riset yang dilakukan manusia mengenai segala sesuatu yang ada dimuka bumi ini. Pengetahuan yang artinya segala sesuatu yang diketahui manusia melalui tahapan panca indra, intuisi, dan firasat. Sedangkan Teknologi merupakan produk dari ilmu pengetahuan  yang menjadi bagian dari kebudayaan dan peradaban.
Ilmu pengetahuan memiliki tiga karakteristik yaitu objektif, netral, dan bebas nilai dalam pemikiran sekuler, sedangkan dalam pemikiran Islam ilmu pengetahuan tidak boleh bebas dari nilai-nilai, baik nilai local maupun nilai universal.
Bagi orang yang berilmu, yang melandaskan keilmuannya dengan keimanan, pengembangan, dan pemanfaatan Iptek dan Seni tidaklah ditunjukan sebagai tuntutan hidup semata, tetapi juga merupakan refleksi dari ibadah kepada Allah. Oleh karena itu, ilmuan tidak cukup hanya dengan ilmu nya saja, tetapi harus dibekali dengan Iman dan Takwa. Dengan begitu hasil-hasil kemajuan Iptek akan dijadikan sarana bagi manusia untuk mengeksiskan dirinya sebagai khalifah dibumi, disamping sebagai ‘abdun, hamba Allah. Perpaduan antara dua tugas ini, yaitu sebagai abdun dan khalifah akan mewujudkan manusia yang ideal yakni manusia yang selamat dunia akhirat.