Sabtu, 24 Maret 2012

PENELITIAN TELUR

ABSTRAK
Istilah telur merupakan sebutan untuk bahan pangan hewani. Telur adalah salah satu bahan makanan yang berasal dari unggas atau burung. Umumnya telur-telur yang biasa dikonsumsi berasal dari jenis-jenis burung, seperti ayam, bebek, dan angsa, akan tetapi telur-telur yang lebih kecil seperti telur ikan kadang juga dipergunakan sebagai campuran dalam hidangan (kaviar). Selain itu juga dikonsumsi telur yang berukuran besar seperti telur burung unta (telur kasuari) ataupun sedang misalnya telur penyu. Sebagai bahan makanan, telur mempunyai kandungan gizi yang cukup lengkap, meliputi karbohidrat, protein, dan delapan asam amino sehingga berguna bagi tubuh, terutama bagi anak-anak yang masih berada dalam masa pertumbuhan.
Telur unggas ataupun telur burungdapat diolah sebagai hidangan tunggal dengan berbagai cara, misalnya : diawetkan / diasinkan. Dapat pula telur-telur unggas atau burung ini dicampur dengan bahan-bahan lain dan dimasak sebagi kue atau sejenisnya, misalnya : martabak.










I.                   Pendahuluan
Telur adalah salah satu sumber protein hewani ayng memiliki rasa yang lezat, mudah dicerna, dan bergizi tinggi. Selain itu telur mudah diperoleh dan harganya muurah. Telur dapat dimanfaatkan sebagai lauk, bahan pencampur makanan, tepung telur, obat, dan lain-lain. Telurr terdiri dari 13 % protein, 12% lemak, serta vitamin dan mineral. Nilai tertinggi telur terdapat pada bagian kuning nya, kuning telur mengandung asam amino esensial serta mineral yang dibutuhkan seperti besi, fosfor, sedikit kalsium, dan B kompleks, sebagian protein 50% dan semua lemak terdapat pada kuning telur. Adapun putih telur yang jumlahnya 60% dari seluruh bulatan telur mengandung 5 jenis protein dan sedikit karbohidrat. Kelemahan telur yaitu memiliki sifat mudah rusak, baik kerusakan alami, kimiawi, maupun kerusakan akibat serangan mikroorganisme melalui pori-pori telur. Oleh karena itu usaha pengawetan sangat penting untuk mempertahankan kualitas telur.
Telur akan lebih bermanfaat bila direbus setengah matang dari pada direbus matang atau dimakan mentah. Telur yang digoreng keringg juga kurang baik, Karena protein telur menggalami denaturasi/rusak, berarti mutu protein akan menurun.
Kualitas telur ditentukan oleh :
1.      Kualitas bagian dalam (kekentalan putih dan kuning telur, posisi kuning telur, dan ada atau tidak nya bintik darah pada putih atau kuning telur)
2.      Kualitas bagian luar (bentuk dan warna kulit, permukaan telur, keutuhan, dan kebersihan kulit luar)
Umunnya telur akan mengaami kerusakan setelah disimpan selama lebih 2 minggu di ruang terbuka. Kerusakan yang Nampak meliputi kerusakan yang Nampak dari luar dan kerusakan yang baru diketahui setelah telur dipecahkan.
Erusakan pertama berupa kerrusakan alami (pecah, retak). Kerusakan lain adalah kerusakan akibat udara dalam isi telur keluar sehingga derajat keasaman naik. Sebab lain adalah karena keluarnya uap air dari dalam telur yang membuat berat telur turun serta  putih telur encer sehingga kesegaran telur merosot. Kerusakan telur dapat pula disebabkan oleh masuknya mikroba ke dalam telur, yang terjadi ketika telur masih berada dalam tubuh induknya. Kerusakan pertama disebabkan oleh kotoran yang melekat pada kulit telur. Cara mengatasi dengan pencucian sebenarnya hanya akan mempercepat kerusakan. Jadi pada umumnya telur yang kotor lebih awet dari pada telur yang telah dicuci. Penurunan mutu telur sangat dipengaruhi oleh suhu penyimpanan dan kelembaban ruang penyimpanan.
Pengertian
           










Tujuan utama dilakukan pengamatan adalah untuk mengetahui perbedaan yang terdapat di antara telur ayam kampung, telur ayam negri, telur bebek, dan telur puyuh, yang meliputi pengamatan tentang warna kulit pada telur ayam kampung, telur ayam negri, telur bebek, dan telur puyuh, warna isi telur (warna putih dan kining telur) pada tiap-tiap jenis telur, serta mengamati ukuran telur tersebut,. Diharapkan setelah melakukan pengamatan ini, kita semua menjadi tahu dan mengerti apa itu telur, apa manfaat nya, dan kandungan apa saja yang terdapat didalamnya serta perbedaan yang ada antara telur ayam kampung, telur ayam negri, telur bebek, dan telur puyuh baik perbedaan fisik ataupun perbeddaab isi.














II.            Bahan dan metode
Bahan yang digunakan untuk melakukan pengamatan pada tanggal 29 oktober 2010 adalah :
*      Telur ayam kampung
*      Telur ayam negri
*      Telur bebek
*      Telur puyuh
Metode yang digunakan adalah metode pengamatan yang di lakukan secara rinci mengenai telur ayam kampung, telur ayam negri, telur bebek dan telur puyuh. Melalui metode pengamatan kita dapat mengetahui ciri-ciri dan perbedaan yang ada antara telur ayam kampung, telur ayam negri, telur bebek dan telur puyuh. agar dapat mengetahui perbandingan antara ke 4 jenis telur tersebut.











III.        Hasil Pengamatan
Telur ayam kampung
Rata-rata 1kg  telur ayam kampung 16 telur
No.
Telur dengan cangkang
Berat telur yang ditimbang
Gambar isi telur
1.       
Telur ayam ukuran kecil
Berat telur : 35 gram
Telur ayam ukuran kecil
Berat telur : 26 gram
Telur ayam ukuran kecil
2.       
Telur ayam ukuran sedang
Berat telur : 40 gram
Telur ayam ukuran sedang
Berat telur : 37 gram
Telur ayam ukuran sedang
3.       
Telur ayam ukuran besar
Berat telur : 55 gram
Telur ayam ukuran besar
Berat telur ; 47 gram
Telur ayam ukuran besar

Telur ayam negri
Rata-rata 1kg  telur ayam negri 16 telur
No.
Telur dengan cangkang
Berat telur yang ditimbamg
Gambar isi telur
1.       
Telur ayam ukuran kecil
Berat telur : 55 gram
Berat telur : 48 gram
telu
2.       
Telur ayam ukuran sedang

Berat telur : 75 gram
Telur ayam ukuran sedang

Berat telur : 63 gram
Telur ayam ukuran sedang

3.       
Telur ayam ukuran besar

Berat telur : 85 gram

Berat telur : 73 gram



Telur bebek
BESAR 65gr, SEDANG 60gr, KECIL 55gr. Rata-rata 1kg telur bebek 15tlr
No.
Telur dengan cangkang
Berat telur yang ditimbang
Gambar isi telur
1.       
Berat telur : 55 gram
Berat telur : 47 gram
2.       
Berat telur : 60 gram
Berat telur : 53 gram
3.       
Berat telur : 65 gram
Berat telur : 57 gram

Telur puyuh
: BESAR 10gr, SEDANG 9gr, KECIL 6gr. Rata-rata 1kg telur puyuh 100tlr
No.
Telur dengan cangkang
Berat telur yang ditimbang
Gambar isi telur

Berat telur : 6 gram
Berat telur : 5 gram

Berat telur : 9 gram
Berat telur : 8 gram

Berat telur : 10 gram
Berat telur : 9 gram

Tidak ada komentar:

Posting Komentar