Senin, 16 April 2012

Oriflame

Hmhm selamat malam para blogger,  kali ini saya akan menulis ttg salah satu pengalaman saya menjadi konsultan oriflame.

Ya awal mula bisnis ini di perkenalkan.oleh teman saya sehingga saya ikutan.karna ada beberapa produk yg saya pakai.


Published with Blogger-droid v2.0.4

Jumat, 06 April 2012

morning blogger,
long weekend gini emang enak banget dipake bua santai - santai, taoi enggak bagi gw, ya karena apa ? karena tugas gw banyak banget , dimulai dari tugas kelompok sampe tugas mandiri yang soal nya seabrek, mulai dari uts yang take home sampai yang gambar - gambar bikin bagan.. wah butuh extra extra banget long weekend kali ini.. oh iya di bulan ini  udah banyak planning kampus yang udah jadi agenda mullai dari table manner di salah satu hotel di jakarta sampe kegiatan di luar kampus untuk pengamatan dan observasi.. tunggu ceritaku selanjutnya yah..dont miss it :)

by BIOGRAFI TOKOH DUNIA DAN PENGUSAHA SUKSES on Saturday, June 12, 2010 at 12:33am ·
Semua berawal dari Soichiro yang berumur 16 tahun, dan tak mau melanjutkan sekolah. Karena ia menganggap sekolah saat itu hanya membuang waktu. Ia hanya ingin mendalami tentang mesin mobil. Akhirnya, ayahnya yang mengerti betul tentang ambisinya mengenalkan kepada seorang teman di Tokyo bernama Kashiwabara, seorang direktur bengkel mobil bernama Art. Akhirnya pada bulan Maret 1922, Soichiro diantar ayahnya ke Tokyo untuk bekerja disana. Tapi bukan sebagai teknisi atau yang berhubungan dengan mesin, ia hanya sebagai pengasuh bayi. Bayi yang ia asuh adalah anak dari direktur bengkel Art.Dari sanalah pengetahuannya tentang mesin berkembang. Ia mencuri-curi waktu pada saat bengkel tutup untuk sekedar melihat dan menganalisa mesin mobil. Apalagi ketika ia menemukan sebuah buku di perpustakaan, dan mengumpulkan uang gajinya hanya untuk menyewa buku tersebut. Buku yang pertama ia baca adalah Sistem Pembakaran Dalam.Pada suatu hari, ketika Soichiro sedang mengepel lantai, ia diajak majikannya untuk membantu di bengkel, karena hari itu bengkel sedang sibuk. Dan disinilah ia menunjukkan kemampuannya membetulkan mesin mobil Ford model T yang dikeluarkan pada tahun 1908. Dengan pengetahuannya mencuri-curi waktu untuk sekedar mengintip mesin mobil dan ilmu yang ia dapat dari buku, akhirnya ia berhasil membuat takjub para teknisi lain.Pada umur 18 tahun, ia pergi ke kota Marioka untuk membetulkan mesin mobil. Karena masih muda, sampai-sampai penjemput keheranan. “Tuan bengkel Art-nya sedang ke toilet ya?” tanya salah satu dari dua orang penjemput, karena sangat tidak percaya yang ia jemput hanyalah anak muda berumur belasan tahun. “Sayalah yang anda maksud, terima kasih sudah menjemput saya” jawab Soichiro santai. Hihihi.. lucu juga kalau melihat wajah kedua penjemput itu. Ketakjuban para teknisi tidak sampai disitu, saat ia mulai membongkar mobil pun, banyak yang tak percaya ia bisa memasangnya kembali. Tapi ternyata, ia berhasil membetulkan mobil tersebut. Dengan prestasinya tersebut, pada usia 22 tahun ia sudah menjadi kepala bengkel Art, dan dipercaya untuk membuka cabang di kota Hamamatsu.Pada tahun 1928 Soichiro menjadi kepala bengkel Art cabang Hamamatsu. Awalnya bengkel tersebut hanya mempunyai 1 orang karyawan, tapi setelah 3 tahun berdiri, sudah mempunyai sekitar 50 orang karyawan. Selama kurun waktu tersebut, masalah perbaikan mobil diserahkan kepada anak buahnya yang terlebih dahulu diberikan pengetahuan tentang mesin. Sedangkan Soichiro hanya memeriksa hasil kerja anak buahnya, dan lebih berkonsentrasi pada peningkatan kreativitas dan pengetahuannya dalam bidang mesin.Sebagai kepala bengkel, ia terkenal galak dan keras. Ia tak segan untuk memukul kepala anak buahnya dengan obeng atau kunci pas (seperti yang terlihat di buku, entah itu benar atau tidak). Dari seluruh karyawannya, terdapat dua golongan. Yang satu adalah yang bertahan dan yang melarikan diri. Dan biasanya, orang-orang yang bertahan adalah orang-orang yang menjadi teknisi handal.Pada kurun waktu 3 tahun, Soichiro membuat veleg mobil yang terbuat dari besi. Di masa itu, veleg mobil terbuat dari kayu, sehingga jika digunakan dalam jangka waktu yang lama, poros veleg tersebut akan longgar.
Pada tahun 1933, ternyata Soichiro sudah mulai membuat mobil balap dengan tangannya sendiri, yang ia namakan Curtis. Nama Curtis diambil dari nama mesin yang ia gunakan, mesin pesawat jenis Curtis A1. Dengan mobil buatannya, ia pernah menjuarai balapan tetapi hanya sebagai navigator, bukan sebagai pembalap.
Di tahun yang sama, Soichiro menikah dengan Sachi, seorang wanita berpendidikan. Kehadiran Sachi yang berpendidikan, bagi Soichiro yang tidak menjalani pendidikan formal menjadi sangat besar artinya. Sachi tidak hanya berperan sebagai istri, tapi juga guru yang mengajarkan tata krama dan ilmu-ilmu dasar. Tapi yang paling besar artinya adalah bagaimana Sachi mengerti tentang minat Soichiro pada bidang teknik.
Pada tahun 1934, Soichiro berencana membuat mobil sendiri. Bukan mengambil mesin mobil dari merek-merek terkenal di masa itu. Niat itu pun ia jalani dengan terlebih dahulu membuat ring piston. Di tahun 1935, tepat disamping bengkel Art ia membuat papan nama Pusat Penelitian Ring Piston Art.
Ring piston buatan Soichiro selalu gagal, karena ia sama sekali tak mengerti masalah pencampuran logam. Karena ring piston buatannya selalu patah atau menggores dinding slinder. Akhirnya ia datang ke Sekolah Tinggi Hamamatsu jurusan mesin, dan diberitahu bahwa ada campuran lain yang diperlukan untuk membuat ring piston, diantaranya silikon. Dengan informasi yang ia terima, akhirnya ia punya tekad yang bulat untuk melanjutkan sekolah, walaupun saat itu Soichiro sudah berumur 28 tahun.

Akhirnya 3 tahun kemudian, tepatnya tanggal 20 November 1937 ring piston berhasil dibuatnya. Dan pada tahun 1938 ia mendirikan pabrik pembuatan ring piston bernama Tokai Seiki. Sedangkan bengkel yang ia kepalai diserahkan kepada anak buahnya untuk dikelola.Bengkel yang ia dirikan akhirnya berproduksi secara resmi pada tahun 1941 setelah ada investor dari Toyota. Pada tahun 1945, tepatnya setelah perang dunia ke-2, Jepang menjadi negara rendah karena kalah perang. Dan hidup Soichiro menjadi terlunta-lunta. Ia tak mengerjakan pekerjaan apapun saat itu. Tidak ada niat lagi untuk membangun pabrik, bahkan ia hanya ingin belajar bermain suling saat itu.
Di masa setelah perang, dimana benda-benda masih sangat langka, justru industri tekstil berkembang sangat pesat saat itu. Kabarnya, orang-orang yang mempunyai mesin tenun, sekali menggerakkan mesinnya, ia bisa mendapatkan 10 ribu yen. Dan saat itu Soichiro berfikir bagaimana membuat mesin tenun yang lebih canggih dari yang ada saat itu. Ia pun mendirikan pabrik pembuatan mesin tenun yang akhirnya terhenti karena kurang modal.Saat pabrik yang ia buat terhenti, ada seorang teman yang menawarkan mesin pemancar radio bekas kegiatan perang yang ternyata berjumlah 500 buah. Dan Soichiro diminta untuk memanfaatkan mesin tersebut.
Setelah melihat sepeda, ia pun berniat membuat sepeda motor dengan mesin pemancar radio. Cara mengendarai sepeda motor saat itu juga sangat berlainan dengan yang ada sekarang. Pertama-tama mesih harus dipanaskan dengan api, dan digenjot minimal 30 menit, baru mesin bisa digunakan. Tapi tetap saja laku keras, dan kapasitas produksi saat itu 1 unit lebih dalam 1 hari. Dalam setahun saja, 500 buah pemancar radio habis.
Dengan prestasi tersebut, Soichiro terus mengembangkan mesin sepeda motor, dan berhasi menciptakan sepeda motor yang dinamakan Dream D, setelah membuat mesin A, B, dan C. Motor buatan Soichiro ini adalah mesin 2 tak dengan 98 cc dan kecepatan maksimum hanya 50 km/jam.
Bersamaan dengan akan dipasarkannya Dream D, seorang marketer hebat bernama Fujisawa ikut menggabungkan diri dengan Soichiro dan membangun pabrik pembuatan sepeda motor. Kemudian selanjutnya, kehadiran Fujisawa membawa perubahan besar terhadap perusahaan bernama Honda.
Sebelum Dream D dipasarkan, Fujisawa menguju coba motor tersebut kepada masyarakat. Dan diketahui, karena Dream D adalah motor 2 tak, maka kebisingan yang dibuat menjadi masalah. Dan dengan demikian, Fujisawa memaksa Soichiro untuk membuat mesin 4 tak yang miskin suara kebisingan. Akhirnya mesin 4 tak dibuat dan berhasil menjadi nomor satu di Jepang. Dengan mesin 4 tak ini, kecepatan maksimum adalah 75 km/jam.ref : http://didats.net/page/soichiro-honda-1/http://didats.net/page/soichiro-honda-2/
http://a8.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/29945_134736926540254_134717719875508_390730_821226_n.jpg



Biografi Sergey Brin - Pendiri Googleby BIOGRAFI TOKOH DUNIA DAN PENGUSAHA SUKSES on Saturday, June 12, 2010 at 12:35am ·
Sergey Mikhailovich Brin (Bahasa Rusia: Сергей Михайлович Брин) (lahir di Moscow, Soviet Union, 21 Agustus 1973; umur 36 tahun) adalah seorang pengusaha Amerika . Lahir di Rusia, Brin mempelajari ilmu komputer dan matematika sebelum mendirikan Google dengan Larry Page. Brin adalah presiden teknologi pada Google dan mempunyai net worth perkiraan pada $18.7 milyar, yang membuatnya menjadi orang nomor 26 terkaya di dunia.salah satu dari pendiri google selain Larry Page

Sergey Mikhailovich Brin lahir di Moskwa, Uni Soviet, dari sebuah keluarga Yahudi. Ayahnya yang bernama Mikhail Brin dan ibunya Evgenia Brin (née Krasnokutskaya) adalah ahli matematika lulusan Moscow State University. Pada tahun 1979, ketika Brin berumur 6 tahun, keluarganya pindah ke Amerika Serikat. Di sana, Brin didaftarkan di sekolah dasar Paint Branch Montossori, Adelphi, Maryland. Ayahnya, yang juga seorang profesor di departemen matematika University of Maryland, berperan besar mengembangkan ketertarikan Brin pada matematika. Pada bulan September 1990, setelah lulus dari Eleanor Roosevelt High School, Brin diterima di University of Maryland, College Park. Di sana ia mengambil jurusan ilmu komputer dan matematika, dan berhasil mendapatkan gelar Bachelor of Science pada tahun 1993.[7]Brin kemudian melanjutkan pendidikan ilmu komputernya di Stanford University melalui bewasiswa dari National Science Foundation. Ia menerima gelar masternya pada bulan Agustus 1995.
Brin juga memiliki gelar MBA dari IE Business School. Brin menunjukkan ketertarikannya pada Internet tak lama setelah ia diterima di Stanford. Ia menulis banyak paper yang membahas tentang data-mining dan pattern extraction. Ia juga menulis software yang dapat mengubah TeX menjadi HTML untuk memudahkan tugas-tugasnya.
Momen terpenting Brin di Stanford adalah ketika ia bertemu dengan Larry Page. Menurut rumor di Google, Page dan Brin "tidak saling menyukai ketika mereka pertama kali bertemu di pascasarjana ilmu komputer Standford University pada 1995.[9] Namun demikian, mereka akhirnya menemukan bahwa mereka memiliki ketertarikan yang sama: mencari dan menemukan informasi yang relevan dari sekumpulan data yang besar. Bersama-sama, pasangan ini kemudian menulis sebuah karya berjudul "The Anatomy of a Large-Scale Hypertextual Web Search Engine" yang dianggap sebagai bibit bagi karir mereka Pada bulan Mei 2007, Brin menikahi Anne Wojcicki di Kepulauan Bahama. Wojcicki adalah seorang analis bioteknologilulusan Yale University. Ia adalah pendiri 23andMe.
Ibu Brin didiagnosis menderita Penyakit Parkinson. Pada tahun 2008, Brin mendonasikan banyak uangnya ke University of Maryland School of Medicine, tempat di mana ibunya dirawat.
referensi :
-http://id.wikipedia.org/wiki/Sergey_Brin
http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash2/29945_134737283206885_134717719875508_390732_7295250_n.jpg




by BIOGRAFI TOKOH DUNIA DAN PENGUSAHA SUKSES on Friday, June 11, 2010 at 11:21pm ·
Akio Morita lahir pada tanggal 26 Januari 1921, di kota Nagoya, dari sebuah keluarga pembuat sake (bir khas jepang). Keluarga Morita telah menggeluti pembuatan bir sake selama hampir 400 tahun di kota Tokoname, dekat Nagoya. Di bawah asuhan ketat ayahnya, Kyuzaemon, Akio sedang dipersiapkan untuk menjadi pewaris bisnis keluarga. Sebagai mahasiswa, Akio sering duduk pada rapat perusahaan dengan ayahnya dan ia akan membantu bisnis keluarga bahkan pada liburan sekolah.

Keluarga yang Morita pada masa itu telah mengenal gaya hidup ala budaya Barat, seperti mobil dan fonograf listrik. Setiap kali ia dibebaskan dari tugas-tugas rumah tangga, Akio muda menjadi asyik membongkar gramofon dan menyusunnya kembali.
Dari usia dini, Akio gemar mengutak-atik peralatan elektronik, dan matematika dan fisika adalah mata pelajaran kesukaannya selama SD dan SMP hari. Setelah lulus dari Sekolah Tinggi, ia memasuki Departemen Fisika di Osaka Imperial University.
Selama waktu itu, Jepang berada di tengah-tengah Perang Pasifik. Pada tahun 1944, Akio, yang telah menjadi letnan Angkatan Laut setelah lulus dari universitas tahun itu, bertemu dengan Masaru Ibuka dalam Angkatan Laut Wartime Research Committee.
Ketika ia kembali ke rumah keluarga di Nagoya setelah perang, Morita diundang untuk bergabung dengan fakultas Tokyo Institute of Technology oleh salah satu profesor. Morita mengemasi barang-barangnya dan bersiap-siap berangkat ke Tokyo, ketika sebuah artikel tentang laboratorium penelitian didirikan oleh Ibuka muncul di sebuah kolom surat kabar Asahi disebut, "Blue Pensil." Dengan berakhirnya perang, Ibuka telah mendirikan Institut Penelitian Telekomunikasi Tokyo untuk memulai sebuah awal yang baru. Setelah membaca artikel ini, Morita mengunjungi Ibuka di Tokyo dan mereka memutuskan untuk mendirikan sebuah perusahaan baru bersama-sama.

Pada tanggal 7 Mei 1946, Ibuka dan Morita mendirikan Tokyo Tsushin Kogyo KK (Tokyo Telecommunications Engineering Corporation) dengan sekitar 20 karyawan dan modal awal 190.000 ¥. Pada waktu itu, Ibuka telah berumur 38 tahun dan Morita 25 tahun.
Selama kemitraan mereka yang panjang, mengabdikan Ibuka teknologi energi untuk penelitian dan pengembangan produk, sementara Morita berperan penting dalam memimpin Sony dalam bidang pemasaran, globalisasi, keuangan dan sumber daya manusia. Morita juga mempelopori Sony masuk ke dalam bisnis perangkat lunak, dan ia memberikan kontribusi kepada keseluruhan manajemen perusahaan.
Dorongan perusahaan untuk mengembangkan usahanya secara global terlihat dalam keputusan untuk mengubah nama perusahaan ke Sony pada tahun 1958, suatu keputusan yang tidak diterima dengan baik baik di dalam atau di luar perusahaan karena Tsushin Tokyo Kogyo sudah dikenal secara luas. Untuk mengatasi pandangan seperti itu, Morita menekankan itu perlu untuk mengubah nama perusahaan untuk sesuatu yang lebih mudah untuk diucapkan dan diingat, agar perusahaan untuk tumbuh dan meningkatkan kehadiran global. Selain itu, Morita perusahaan beralasan bahwa suatu hari nanti bisa berkembang menjadi produk selain elektronik dan nama Tsushin Tokyo Kogyo akan tidak lagi sesuai. Oleh karena itu, ia mengubah namanya menjadi Sony Corporation dan memutuskan untuk menulis 'Sony' dalam katakana alfabet (alfabet Jepang yang biasanya digunakan untuk menulis nama-nama asing), sesuatu yang tidak pernah terdengar pada saat itu.
Pada tahun 1960, Sony Corporation of America didirikan di Amerika Serikat. Morita memutuskan untuk pindah ke AS bersama keluarganya dan memimpin dalam menciptakan saluran penjualan baru untuk perusahaan. Dia percaya bahwa Sony harus mengembangkan saluran penjualan langsung sendiri, bukan mengandalkan dealer lokal.
Banyak produk yang telah diluncurkan sepanjang sejarah Sony dapat dikreditkan untuk Morita kreativitas dan ide-ide inovatif. Ide-idenya melahirkan benar-benar baru gaya hidup dan budaya, dan ini terbukti dari produk-produk tersebut sebagai Walkman dan perekam kaset video.
Morita juga menunjukkan kemampuannya untuk melepaskan diri dari pemikiran konvensional di bidang keuangan, ketika Sony mengeluarkan American Depositary Receipts di Amerika Serikat pada 1961. Ini adalah pertama kalinya bahwa sebuah perusahaan Jepang telah menawarkan saham di New York Stock Exchange, dan ini memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan modal tidak hanya di Jepang. Sony membuka jalan bagi perusahaan-perusahaan Jepang untuk meningkatkan modal asing, pada saat praktik umum manajemen Jepang adalah untuk meminjam dana dari bank.
Dalam bidang sumber daya manusia, Morita menulis buku berjudul Never Mind Sekolah Records pada 1966 dan menekankan bahwa catatan sekolah tidak penting dalam melaksanakan pekerjaan. Morita sudut pandang, yang pertama kali diketahui lebih dari 30 tahun yang lalu, adalah hari ini diikuti oleh banyak perusahaan di Jepang.
Seperti mengubah nama Tsushin Tokyo Kogyo ke Sony menunjukkan, Morita sangat ingin diversifikasi operasi Sony di luar bisnis elektronik. Pada tahun 1968, perusahaan memasuki bisnis software musik di Jepang dengan mendirikan CBS / Sony Group Inc bersama-sama dengan CBS, Inc dari US Kemudian pada tahun 1979, Sony memasuki bisnis keuangan di Jepang dengan pendirian Sony Prudential Life Insurance Co Ltd, sebuah 50-50 joint venture dengan The Prudential Life Insurance Co of America. Selanjutnya, Sony diperoleh CBS Records Inc, kelompok catatan CBS pada tahun 1988. Tahun berikutnya, Sony mengakuisisi Columbia Pictures Entertainment, Inc, yang memungkinkan perusahaan untuk menjadi perusahaan hiburan yang komprehensif yang memiliki perangkat lunak berkualitas baik konten dan kekayaan hardware.
Selain mengelola Sony, Morita aktif dalam membangun jembatan budaya antara Jepang dan di luar negeri sebagai Wakil Ketua Keidanren (Jepang Federasi Organisasi Ekonomi) dan sebagai anggota dari Jepang-AS Hubungan Ekonomi Group, lebih dikenal sebagai "Wise Men's Group . La berperan dalam berusaha untuk mengurangi friksi perdagangan antara Jepang dan Amerika Serikat, dan melalui publikasi karya sastra tersebut sebagai Made in Japan, ia menjadi, "salah satu yang paling terkenal di Amerika Serikat jepang" penghargaan Morita yang pertama diberikan Jepang Albert Medal dari Kerajaan Inggris's Royal Society of Arts pada tahun 1982. Pada 1984, ia menerima Ordo Nasional Legiun Kehormatan (Ordre National de la Légion d'Honneur), yang tertinggi dan paling bergengsi di Prancis, dan pada tahun 1991, ia dianugerahi First Class Order of the Sacred Treasure dari HM yang Kaisar Jepang. Di samping itu, Morita menerima sejumlah penghargaan dari negara-negara seperti Austria, Belgia, Brasil, Jerman, Spanyol, Belanda, dan Amerika Serikat, yang menunjukkan sejauh mana pengakuan global-nya.
Morita memancarkan cahaya alami, dan kepribadiannya, yang ia sendiri digambarkan sebagai "ceria," dicintai oleh banyak orang. Dia punya banyak teman baik di Jepang dan di luar negeri, termasuk perorangan seperti Kiichi Miyazawa, mantan Perdana Menteri Jepang, Henry Kissinger, mantan Menteri Luar Negeri AS, dan orkestra konduktor seperti Zubin Mehta dan almarhum Herbert von Karajan.
Di terjemahkan oleh nurdyansa (www.kolom-biografi.blogspot.com) dari www.sony.com
http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/29945_134719293208684_134717719875508_390596_5920120_a.jpgAKIO MORITA (PENDIRI KERAJAAN BISNIS SONY)

FILSAFAT

RANGKUMAN
BAB 6 BAHASA PENEMU PENGETAHUAN

6.1 CARA-CARA MENEMUKAN PENGETAHUAN
Ada 4 (empat) cara untuk menemukan pengetahuan, yaitu :
1.      Metode kegigihan
2.      Metode kewibawaan
3.      Metode a priori
4.      Metode sains
Metode kegigihan banyak digunakan di dalam lingkungan masyarakat yang masih sangat erat hubungan nya dengan lingkungan alam tempat hidup nya, metode kegigihan ini berasal dari pengalaman pengalaman yang pernah di dapat serta usaha-usaha yang telah dilakukan.
Metode kewibawaan adalah sebuah metode yang digunakan oleh orang-orang yang memiliki gelar dan kedudukan yang tinggi atau memiliki pengetahuan yang dipercaya banyak orang bahwa pengetahuan yang dimiliki tersebut benar.
Metode a priori atau  yang lebih sering disebut metode intuisi. Suatu hal yang dianggap benar Karenna tanpak nya “jelas benar” Dari pengetahuan a priori ini kemudian dikembalikan lebih lanjut pengetahuan lain. Yang menjadi pertanyaan pada cara ini ialah apa yang dimaksud dengan “jelas benar”, karena setiap orang boleh saja mempunyai citra yang berlainan mengenai apa yang dimaksud “jelas benar” itu.
Metode sains adalah metode yang secara khas menonjol di atas ketiga metode lain nya, karena dalam menemukan dan mengembangkan pengetahuan, disepanjang proses penemuan pengetahuan itu metode ini selalu menilai dan memperbaiki pengetahuan yang diperoleh itu secara terus menerus melalui berbagai macam batu-uji.
Metode sains dikenal sebagai suatu cara menemukan pengetahuan yang objective karena pengetahuann yang ditemukan itu harus objective, maka pada dasar nya semua persyaratan  yang dimintakkan lain, apabila semuapersyaratan yang dimintakan lain telah terpenuhi, siapa yang telah menemukan nya, ia akan mendapatkkan akibat yang sama. Itulah sebabnya mengapa dikatakan bahwa inti sains adalah perumamaan.

6.2 ALIRAN AKAL ATAU RASIONALISME
Semua penalaran yang dilakukan oleh mazhab rasionalisme bersandar pada apa yang dikenal dengan nama deduksi. Yang dimaksud dengan dedukssi ialah suatu pembuktian dengan menggunakan logika. Kesimpulan mengenai suatu hal diperoleh dengan menirukan nya dari pernyataan-pernyataan lain yang disebut premis (alasan) yang mendasari argument (bahan perrbedaan ppendapat) argumenn yang dipakai disusun sedemikian hingga apabila premis nya benar, kesimpulan nya pun harus benar.

6.3 ALIRAN PENGALAMAN ATAU EMPIRISME
Pemikir yang lebih mempercayai indra nya, mereka ini termasuk mazhab Empirisme dan mereka mencoba mengumpulkan pengetahuan yang benar atas dasar pengalaman. Para kaum empiris mengembangkan cara dengan cara mengembangkan pengetahuan nya lewat pengamatan nya dari pengalaman itu menjadi pengetahuan yang cakupan nya lebih luas dan bersifat umum. Penalaran seperti ini disebut induksi. Berapa besar risiko yang berani di tanggung orang yang mengadakan induksi yang bergantung pada kegawatan yang diakibatkan kesalahan penalaran itu.

6.4 METODE SAINS SEBAGAI BAHASA PENEMU PENGETAHUAN
Dari pengumpulan pengamatan yang dilakukan terhadap berbagai percobaan, melalui induksi disusun suatu prasangka yang dianggap dijadikan keterangan mengapa kumpulan pengamatan itu dapat terjadi. Pengamatan itu adalah pernyataan tunggal yang benar berupa penilaian, pertimbangan, fakta atau data yang biasanya diucapkan dalam bentuk angka-angka hasil pengukuran. Karena tambahan pengalamn adalah sebenarnya suatu proses belajar, penelitian ilmiah dapat dianggap sebagai suatu proses berulang dalam belajar atau berkelanjutan.

6.5 LANGKAH – LANGKAH PENELITIAN BERDASARKAN PENGALAMAN
Langkah – langkah penelitian berdasarkan pengalaman disusun sebagai berikut :
1.      Penyusunan model matematika
2.      Perancangan percobaan
3.      Penarikan contoh
4.      Teknik pengukuran
5.      Penanganan data
6.      Pengujian hipotesis
7.      Penemuan fungsi respons dan peramal
8.      Teori pengambilan keputusan
9.      Sidik peubbah ganda

6.6 PENUTUP
Pada bab yang akan datang kita akan mencoba membahas kembali beberapa prinsip dasar logika yang diperlukan dalam proses deduksi. Setelahh itu kita akan membahas keterbatasan – keterbatasan proses induksi ditinjau dari segi cara pengambilan keputusan.

Penilaian Status Gizi


PENILAIAN STATUS GIZI

A.      Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan

A.1. Pengertian Pertumbuhan
Pertumbuhan dalam kehidupan manusia dimulai sejak janin dalam kandungan berlanjut pada  masa bayi, kanak-kanak dan pada masa remaja kemudian berakhir pada masa dewasa.  Pertumbuhan merupakan suatu proses yang berkelanjutan dan mengikuti perjalanan waktu. Selama pertumbuhan terjadi perubahan ukuran fisik. Ukuran fisik tidak lain adalah ukuran tubuh manusia baik dari segi dimensi, proporsi maupun komposisinya. Ukuran fisik manusia dapat diukur.  llmu yang mempelajari ukuran fisik pada bagian tubuh tertentu  dikenal dengan sebutan antropometri.
            Pertumbuhan didefinisikan sebagai perkembangan yang progresif mahluk hidup sejak dari awal sampai menuju kematangan. Pertumbuhan melibatkan suatu seri perubahan anatomi dan fisiologi. Sel tubuh termasuk sel otak akan mengalami penambahan jumlah (multiplikasi), dan bertambah ukuran (Hurlock, 1978).
            Pertumbuhan mahluk hidup selalu mengikuti suatu kurva berbentuk S yang bila digambarkan dalam satuan waktu terbagi menjadi 3 fase yaitu fase pertumbuhan lambat, fase pertumbuhan eksponensial dan fase stasioner ( Hurley, 1978). Fase pertumbuhan lambat terjadi pada awal pertumbuhan merupakan hasil sintesis ensimatik awal. Pertumbuhan eksponensial terjadi perbanyakan sel dan pertumbuhan stasioner akibat terbatasnya intake zat gizi.
            Pola atau hukum pertumbuhan  yang dianut luas  ada  dua, yaitu hukum pertumbuhan  Cephalocaudal dan proximodistal  (Santrock and SR Yussen, 1988). Cephalocaudal  yaitu pertumbuhan dimulai dari kepala menuju kearah kaki  sedangkan proximodistal  yaitu pertumbuhan berpusat di proximal mengarah ke tepi atau distal .
            Pertumbuhan semua bagian tubuh dalam kecepatan yang berbeda-beda namun kesemuanya dalam kurva huruf –S dan berhenti tumbuh dalam waktu yang berbeda-beda pula tergantung kematangan yang dicapai. Selain itu pertumbuhan juga merupakan keterpaduan suatu bagian tubuh dengan bagian tubuh lainnya untuk mencapai tubuh yang optimal.
            Pola  pertumbuhan dibatasi oleh dua hal yaitu faktor genetik dan faktor lingkungan. Faktor lingkungan seperti intake zat gizi, infeksi penyakit, sanitasi lingkungan, pelayanan kesehatan dll). Pengukuran pertumbuhan secara antropometri akan berkait dengan umur yang nantinya akan dipadukan dengan ukuran : berat badan, panjang badan, lingkar kepala, lemak di bawah kulit dan lingkar lengan atas. Berat badan untuk umur (BB/U) merupakan indikator yang mendasar dan absah untuk penentuan keadaan gizi , terutama gizi kurang. Panjang badan untuk umur (PB/U) untuk mengukur riwayat kekurangan gizi di masa lampau. Berat badan untuk panjang badan (BB/PB) merupakan indikator yang kuat untuk menentukan akibat gizi salah akut dan masa penyembuhannya.
            Pertumbuhan dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti: kelenjar yang menghasilkan hormon pertumbuhan , penyakit, keturunan, emosi, system syaraf, musim dan iklim, gizi, seluler, social ekonomi. Faktor ras dapat mempengaruhi  densitas tulang. Ras Afrika memiliki densitas tulang yang tinggi, sehingga perbedaan ras memiliki hubungan yang penting pada osteoporosis.

A.2. Pengertian Perkembangan 

Definisi perkembangan menurut Sinclair, D (1973) meliputi parameter psikologi, idea dan pemahaman dan perolehan skill motorik dan sensory.  Hurlock, B (1980) dalam psikologi perkembangan menganggap penting dasar permulaan merupakan sikap kritis karena dasar permulaan merupakan atau mengarah kepada penyesuaian diri pribadi atau sosial bila sudah tua. Banyak para ahli psikologi memandang tahun pra sekolah merupakan tahapan penting atau kritis dimana mulai diletakkan dasar struktural perilaku komplek yang dibentuk dalam kehidupan.
            Perkembangan  juga seperti pertumbuhan mengikuti  suatu pola spesifik dan dapat diramalkan mengikuti hukum arah perkembangan yang disebut hukum cephalocaudal yang  menjelaskan bahwa perkembangan menyebar keseluruh tubuh dari kepala ke kaki dan hukum proximodistal yang menentapkan bahwa perkembangan menyebar keluar dari titik poros sentral ke anggota tubuh. Perkembangan akan mengikuti pola yang berlaku umum jika kondisi lingkungan mendukung.  Setiap tahapan perkembangan mempunyai perilaku karakteristik.  Perkembangan sangat dibantu rangsangan. Setiap tahapan mempunyai resiko.  Perkembangan terjadi karena kematangan  dan pengalaman dari lingkungan serta  perkembangan dipengaruhi oleh budaya. Namun disadari tahap perkembangan anak berbeda seperti yang dikemukakan oleh beberapa pakar.
            Pola perkembangan dipengaruhi oleh keadaan lingkungan, fisik dan psikis yang menimbulkan perbedaan tampilan dari setiap anak.  Perkembangan mencakup rangsangan yang diberikan  kepada anak  dan umumnya pencapaian perkembangan optimal tergantung rangsangan (stimuli)  dari luar dan umumnya anak mencapai perkembangan tertentu pada umur yang lebih tinggi. Perkembangan mengikuti jalur pertumbuhan dan memiliki pola sesuai dengan umur dan taraf perkembangan. Apabila beberapa taraf perkembangan tidak dicapai oleh anak pada umur batas anak, maka perlu dicurigai bahwa anak-anak mengalami kelambatan perkembangan dan perlu dikonsultasikan kepada ahlinya. Dengan demikian pertumbuhan dan perkembangan tidak dapat dipindahkan dan harus  berjalan beriringan. Misalkan perkembangan kepala terjadi sangat cepat khususnya pada tahun pertama umur bayi, karena otak berkembang sangat pesat.  Perkembangan kepandaian bayi terutama tergantung pada berfungsinya otak dan sistem syaraf serta rangsangan yang diterima anak. Waktu dilahirkan bayi hanya dapat melakukan sesuatu terbatas  untuk dirinya, tetapi kemudian secara teratur semakin berkembang sampai mampu mengontrol tubuhnya dan melakukan  pekerjaan khusus. Tingkatan (fase-fase) perkembangan kemampuan anak menurut umur perlu diketahui untuk dapat dipakai sebagai indikator perkembangan kepandaian anak.
Pengembangan SDM dapat dilakukan pada usia dewasa dan remaja namun pengembangan SDM pada usia dini lebih diprioritaskan. Karena pada usia balita merupakan tahapan kritis. Pengembangan usia balita merupakan landasan bagi pengembangan pada usia selanjutnya .  Apabila tahapan usia balita dapat dilalui anak maka semakin mudah anak melalui tahapan berikutnya.

B.       Pengertian status gizi
Menurut Gibson (1990) menyatakan status gizi adalah keadaan tubuh yang merupakan hasil akhir dari keseimbangan antara zat gizi yang masuk ke dalam tubuh dan utilisasinya. Klasifikasi status gizi terbagi menjadi tiga, yaitu status gizi buruk, baik dan lebih. Status gizi dikatakan baik bila pola makan kita seimbang, artinya jumlah dan jenis makanan yang kita konsumsi harus sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Konsumsi makanan seseorang berpengaruh terhadap status gizi orang tersebut. Status gizi baik terjadi bila tubuh memperoleh cukup zat – zat gizi yang digunakan secara efisien sehingga memungkinkan pertumbuhan fisik, perkembangan otak, kemampuan kerja dan kesehatan secara optimal. Namun bila status gizi kurang terjadi bila tubuh mengalami kekurangan satu atau lebih zat – zat gizi essensial. Status gizi lebih terjadi bila tubuh memperoleh zat – zat gizi dalam jumlah yang berlebihan sehingga menimbulkan efek toksis atau membahayakan. 
            Metode penilaian status gizi dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu penilaian secara langsung dan tidak langsung. Penilaian secara langsung diantaranya adalah antropometri, klinis, biokimia dan biofisik.  Sedangkan penilaian secara tidak langsung diantaranya adalah survei konsumsi pangan, statistik vital, dan faktor ekologi.








C.       Metode Penilaian Status Gizi secara Langsung

1.        Penilaian antropometri
1.1.Pengertian antropometri:
          Antropometri adalah berbagai macam pengukuran dimensi tubuh dan komposisi tubuh dari berbagai tingkat umur.  Berbagai jenis ukuran tubuh antara lain tinggi badan, berat badan, lingkar lengan atas, dan tebal lemak di bawah kulit. Secara umum, antropometri digunakan untuk melihat ketidakseimbangan asupan/konsumsi  protein dan energi.  Ketidakseimbangan ini terlihat pada pola pertumbuhan fisik dan proporsi jaringan tubuh seperti lemak, otot dan jumlah air dalam tubuh. 


1.2.Keunggulan antropometri:
a.         Prosedurnya sederhana, aman dan dapat dilakukan dalam jumlah sampel yang besar
b.        Relatif tidak membutuhkan tenaga ahli
c.         Alatnya murah, mudah dibawa, tahan lama, dapat dipesan dan dibuat di daerah setempat
d.        Tepat dan akurat, karena dapat dibakukan
e.         Dapat mendeteksi atau menggambarkan riwayat gizi di masa lampau
f.         Umumnya dapat mengidentifikasi status gizi sedang, kurang dan buruk karena sudah ada ambang batas yang jelas
g.        Dapat mengevaluasi perubahan status gizi pada periode tertentu atau dari satu generasi ke generasi berikutnya
h.        Dapat digunakan untuk penapisan kelompok yang rawan gizi

1.3.Kelemahan antropometri :
a.         Tidak sensitif, artinya tidak dapat mendeteksi status gizi dalam waktu singkat serta tidak dapat membedakan kekurangan zat gizi tertentu seperti zink dan Fe
b.        Faktor di luar gizi (penyakit, genetik dan penurunan penggunaan energi) dapat menurunkan spesifikasi dan sensitifitas pengukuran antropometri
c.         Kesalahan yang terjadi pada saat pengukuran dapat mempengaruhi presisi, akurasi dan validitas pengukuran antropometri

2.      Penilaian klinis
2.1.Pengertian penilaian klinis
Penilaian klinis adalah metode yang sangat penting untuk menilai status gizi masyarakat dengan melihat jaringan epitel seperti kulit, mata, rambut, dan mukosa oral atau pada organ-organ yang dekat dengan permukaan tubuh seperti kelenjar tiroid.Penggunaan metode ini umumnya untuk survei klinis secara cepat.  Survei ini dirancang untuk mendeteksi secara cepat tanda-tanda klinis umum dari kekurangan salah satu atau lebih zat gizi.  Disamping itu digunakan untuk mengetahui tingkat status gizi seseorang dengan melakukan pemeriksaan fisik, yaitu tanda dan gejala atau riwayat penyakit.

2.2.Kelebihan penilaian klinis:
a.         Relatif murah
b.        Tidak memerlukan tenaga khusus
c.         Sederhana, cepat dan mudah diinterpretasikan
d.        Tidak memerlukan peralatan yang rumit

2.3.Kelemahan penilaian klinis:
a.    Beberapa gelaja klinis tidak mudah dideteksi sehingga perlu tenaga medis
b.    Gejala klinis tidak bersifat spesifik, terutama pada penderita Kekurangan Energi dan Protein (KEP) ringan dan sedang
c.    Adanya gejala klinis yang bersifat multiple
d.   Gejala klinis dapat terjadi pada waktu permulaan kekurangan zat gizi dan dapat juga terjadi pada saat akan sembuh
e.    Adanya variasi dalam gejala klinis yang timbul

3.      Penilaian biokimiawi
3.1. Pengertian penilaian biokimiawi
Pemeriksaan laboratorium (biokimia) dilakukan melalui pemeriksaan spesimen jaringan tubuh (darah, urine, tinja, hati, dan otot) yang diuji secara laboratoris terutama untuk mengetahui kadar hemaglobin, feritin, glukosa, dan kolesterol. Pemeriksaan biokimia bertujuan mengetahui kekurangan gizi spesifik.

3.2.Keunggulan penilaian biokimiawi antara lain :
a.         Dapat mendeteksi defisiensi zat gizi lebih dini
b.        Hasil dari pemeriksaan biokimia lebih objektif, hal ini karena menggunakan peralatan yang selalu ditera dan dilakukan oleh tenaga ahli
c.         Dapat menunjang hasil pemeriksaan metode lain dalam penilaian status gizi

3.3.Kelemahan penilaian biokimiawi antara lain :
a.         Hanya bisa dilakukan setelah timbulnya gangguan metabolisme
b.        Membutuhkan biaya yang mahal
c.         Diperlukan tenaga ahli dalam pemeriksaan
d.        Kurang praktis di lapangan
e.         Pada pemeriksaan tertentu spesimen sulit di dapat
f.         Membutuhkan peralatan dan bahan yang lebih banyak
g.        Belum ada keseragaman dalam memilih reference (nilai normal)
h.        Dalam beberapa hal memerlukan peralatan yang ada di laboratorium pusat

4.      Penilaian biofisik
Pemeriksaan dilakukan dengan melihat kemampuan fungsi serta perubahan struktur jaringan. Pemeriksaan biofisik bertujuan mengetahui situasi tertentu, misalnya pada orang yang buta senja. Kelemahan dari pemeriksaan biofisik adalah tidak spesifik untuk mengukur kekurangan vitamin A karena faktor lain yang ikut mempengaruhinya, sulit dilakukan dan tidak objektif.


D.      Metode penilaian status gizi secara tidak langsung

1.            Survei konsumsi
Tujuan dilaksanakannya survei konsumsi makanan adalah untuk  mengetahui kebiasaan makan, dan gambaran tingkat kecukupan bahan makanan dan zat gizi pada tingkat kelompok, Rumah tangga, dan perorangan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Secara lebih khusus tujuan pelaksanaan survei konsumsi makanan ini antara lain adalah untuk a) Menentukan tingkat kecukupan konsumsi pangan nasional dan kelompok masyarakat, b) Menentukan status kesehatan dan gizi keluarga dan individu, c) Menentukan pedoman kecukupan makanan dan program pengadaan makanan, d) Sebagai dasar perencanaan dan program pengembangan gizi, e) Sebagai sarana pendidikan gizi masyarakat, f) Menentukan perundang-undangan bidang pangan dan gizi.
Metode pengukuran konsumsi pangan berdasarkan jenis data yang diperoleh antara lain adalah :
a.          Metode kualitatif, meliputi Metode frekuensi makanan (food frequensi); Metode dietary history; Metode telepon; Metode pendaftaran makanan.
b.         Metode kuantitatif meliputi  Metode recall 24 jam; Perkiraan makanan (estimated food records); Penimbangan makanan (food weighing) ; Metode food account; Metode inventaris (inventory method) ; Pencatatan (household food record)
c.          Metode kualitatif dan kuantitatif antara lain Metode recall 24 jam dan Metode riwayat makanan (dietary history)
Metode Pengukuran konsumsi tingkat rumah tangga, maka metode yang digunakan antara lain adalah metode Pencatatan (food accoun); Metode pendaftaran (food list); Metode inventaris (inventory method); Pencatatan makanan rumah tangga (household food record). Sedangkan metode yang baik untuk pengukuran konsumsi tingkat individu antara lain: Metode recall 24 jam; Metode estimated food records; Metode penimbangan makanan; Metode dietary history; Metode frequensi makanan (food frequency)
Beberapa hal yang harus diperhatikan ketika melakukan pemilihan metode pengukuran konsumsi makanan antara lain:
a.          Tujuan penelitian
b.         Jumlah responden yang diteliti
c.          Umur dan jenis kelamin responden
d.         Keadaan sosial ekonomi responden
e.          Ketersediaan dana dan tenaga
f.          Kemampuan tenaga pengumpul data
g.         Pendidikan responden
h.         Bahasa yang digunakan responden
i.           Pertimbangan logistik pengumpulan data

2.            Statistik Vital
Pemeriksaan dilakukan dengan menganalisis data kesehatan seperti angka kematian, kesakitan, dan kematian akibat hal–hal yang berhubungan dengan gizi. Pemeriksaan ini bertujuan menemukan indikator tidak langsung status gizi masyarakat.

3.            Faktor ekologi
Pengukuran status gizi didasarkan atas ketersediaan makanan yang dipengaruhi oleh factor ekologi (iklim, tanah, irigasi, dll). Faktor ekologi tersebut perlu diketahui untuk mengetahui penyebab malnutrisi masyarakat.
                       
E.       Faktor-faktor yang perlu dipertimbangan dalam memilih metode penilaian status gizi
            Hal mendasar yang perlu diingat bahwa setiap metode penilaian status gizi mempunyai kelebihan dan kelemahan masing-masing.  Dengan menyadari kelebihan dan kelemahan setiap metode maka dalam menentukan diagnosis suatu penyakit perlu digunakan beberapa jenis metode.  Penggunaan satu metode akan memberikan gambaran yang kurang komprehensif tentang suatu keadaan.  Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih dan menggunakan metode adalah sebagai berikut :
a.              Tujuan
b.             Unit sampel yang akan diukur
c.              Jenis informasi yang dibutuhkan
d.             Tingkat reliabilitas dan akurasi yang dibutuhkan
e.              Tersedianya fasilitas dan peralatan
f.              Tenaga
g.             Waktu
h.             Dana